Adelia Prihastuti
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Kemitraan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Indonesia Corruption Watch (ICW) Dalam Penguatan Gerakan Antikorupsi di Indonesia : Kasus Penguatan Civil Society Tingkat Lokal (2016-2017) Adelia Prihastuti; Muhammad Adnan
Journal of Politic and Government Studies Vol 8, No 03 (2019): Periode Wisuda Agustus 2019
Publisher : Journal of Politic and Government Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (227.348 KB)

Abstract

Korupsi merupakan kejahatan extra ordinary crime yang masih menghantui Indonesia. Berdasarkan Corruption Perception Index (CPI) yang dirilis oleh Transparency International, sejak era reformasi kenaikan nilai CPI Indonesia tidak begitu signifikan. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merupakan lembaga penunjang negara yang memiliki fungsi pemberantasan korupsi. Akan tetapi pemberantasan korupsi tidak akan berjalan dengan baik jika tugas tersebut hanya dibebankan kepada KPK. Korupsi merupakan kejahatan sistematis sehingga penanganannya butuh strategi yang komperhensif dan jangka panjang. Selain itu keterlibatan semua elemen masyarakat menjadi sangat penting dalam memerangi korupsi di sebuah negara. Penelitian ini menjelaskan kemitraan KPK dan ICW sebagai Civil Society Organization (CSO) dalam penguatan gerakan antikorupsi dan civil society lokal tahun 2016-2017 dan menjelakan hasil edari kemitraan antara kedua belah pihak. Metode peneltian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif yang dijelaskan dengan kata-kata, kalimat dari hasil wawancara dan dokumen resmi yang mendukung penelitian ini dan bertujuan menerangkan dan mengumpulkan fakta-fakta yang diteliti.Kata Kunci : Kemitraan, KPK, ICW, Pemberdayaan Masyarakat Antikorupsi