Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Formulaic or Felt? Investigating the Use of “How’s your day?” in an International Primary Classroom Maryam, Sitti
Lexeme : Journal of Linguistics and Applied Linguistics Vol. 8 No. 1 (2026): JANUARY 2026
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/ljlal.v8i1.54476

Abstract

This study investigates the pragmatic and cultural function of the phrase “How’s your day?” in an international primary school classroom in Makassar, Indonesia. Drawing from reflective observation and daily interaction with Grade 4 to 6 students, the research explores how this simple conversational question facilitates students’ confidence, expressiveness, and natural use of English. The study adopts a reflective descriptive design, built on long-term classroom experiences, observation and interaction with students -where English served as the primary language of communication. The data were generated through memory-based reconstruction, reflective journals, and non-recorded classroom observations. The analysis followed a thematic reflection approach.  Findings reveal that “How’s your day?” operates as more than a casual greeting. It acts as a social bridge fostering authentic communication, empathy, and a sense of belonging among young learners. Students initially responded formulaically but gradually developed ownership of the phrase, using it spontaneously with peers, teachers, and even family members. The exchange nurtured natural speech habits and pragmatic awareness, showing that emotional engagement and context-rich interactions enhance language learning more effectively than rigid grammar-based instruction. Pedagogically, the study highlights the importance of integrating authentic conversational routines into English language teaching, especially in multilingual environments. Such interactions humanize communication, promote cultural understanding, and support affective dimensions of language learning. The study concludes that teaching English expressiveness is not only about fluency but also about connection, confidence, and care values embedded in meaningful conversation
PERAN GURU DAN LINGKUNGAN KELUARGA DALAM MENINGKATKAN KARAKTER PERCAYA DIRI SISWA KELAS IV Sitti Maryam; Wahyu Setyo Nugroho; Nurul Hidayah
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 5 No 2 (2025): Edisi: Agustus
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/consilium.v5i2.8052

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru dalam meningkatkan rasa percaya diri siswa kelas IV dalam proses pembelajaran. Rasa percaya diri merupakan salah satu aspek penting dalam perkembangan siswa karena dapat mempengaruhi keberanian siswa dalam bertanya, mengemukakan pendapat, serta berpartisipasi aktif dalam kegiatan pembelajaran. Oleh karena itu, peran guru sangat dibutuhkan untuk menciptakan lingkungan belajar yang mampu mendorong perkembangan rasa percaya diri siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV dan guru kelas. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran guru memiliki kontribusi yang penting dalam meningkatkan rasa percaya diri siswa. Guru berperan sebagai motivator dengan memberikan dorongan serta penguatan positif kepada siswa, sebagai fasilitator dengan menyediakan berbagai kegiatan pembelajaran yang melibatkan partisipasi aktif siswa, serta sebagai pembimbing yang memberikan arahan dan dukungan kepada siswa selama proses pembelajaran. Selain itu, guru juga berperan dalam menciptakan suasana kelas yang kondusif sehingga siswa merasa aman dan nyaman untuk berpartisipasi dalam kegiatan belajar. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa peran guru sangat penting dalam meningkatkan rasa percaya diri siswa kelas IV. Melalui motivasi, kesempatan berpartisipasi dalam kegiatan pembelajaran, serta penciptaan lingkungan belajar yang positif, guru dapat membantu siswa mengembangkan keberanian untuk bertanya, menyampaikan pendapat, dan berinteraksi dalam proses pembelajaran