Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH PROFITABILITAS, LEVERAGE, KEBIJAKAN DIVIDEN, DAN KEPEMILIKAN INSTITUSIONAL TERHADAP NILAI PERUSAHAAN (STUDI EMPIRIS PADA PERUSAHAAN NON KEUANGAN DI BEI PERIODE 2020–2022) Banowati Lina Prasetiyana; Eny Kusumawati
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 7 No. 6 (2024): COSTING : Journal of Economic, Bussines and Accounting
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/costing.v8i1.14355

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh profitabiltias, leverage, kebijakan dividen, dan kepemilikan institusional terhadap nilai perusahaan studi empiris pada perusahaan non keuangan di Bursa Efek Indonesi periode 2020-2022. Data yang digunakan dalam penelitian yaitu data sekunder berupa annual report perusahaan non keuangan di Bursa Efek Indonesia tahun 2020-2022. Teknik pengambilan sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah purposive sampling. Sebanyak 345 perusahaan telah memenuhi kriteria sebagai unit observasi. Variabel dependen nilai perusahaan diproksikan dengan PBV, variabel independen berupa profitabilitas diproksikan dengan ROA, variabel leverage diproksikan dengan DAR, variabel kebijakan dividen diproksikan dengan DPR, dan variabel kepemilikikan institusioanl diproksikan dengan proporsi kepemilikan institusional. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda dan sudah lolos uji asumsi klasik. Hasil penelitian memberikan bukti empiris bahwa profitabilitas, leverage, dan kebijakan dividen berpengaruh terhadap nilai perusahaan, sedangkan kepemilikan institusional tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan.
PENGARUH FINANCIAL DISTRESS, GOOD CORPORATE GOVERNANCE, LEVERAGE, DAN INSTITUTIONAL OWNERSHIP TERHADAP TAX AVOIDANCE Fadhilah, Sella Fitriana; Kusumawati, Eny Kusumawati
Jurnal Akuntansi dan Pajak Vol. 24 No. 2 (2024): JAP : Vol. 24, No. 2, Agustus 2023 - Januari 2024
Publisher : ITB AAS INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tax avoidance is one way of legally avoiding taxation by using the benefits of several loopholes in tax regulations in order to avoid paying tax, in other words carrying out transactions whose sole purpose is to avoid paying tax. This research aims to analyze the influence of financial distress, good corporate governance, leverage, and institutional ownership on tax avoidance in non-financial companies on the Indonesia Stock Exchange for the 2020-2022 period. The sampling technique used in this research was purposive sampling. A total of 314 companies have met the criteria as observation units. The analytical method used is multiple linear regression analysis. The research results provide empirical evidence that financial distress, managerial ownership, leverage, and institutional ownership effects tax avoidance. Meanwhile, independent commissioners has no effect on tax avoidance.
Kebijakan Utang: Pertumbuhan Perusahaan, Free Cash Flow, Struktur Aset, Kepemilikan Institusional, Dan Kebijakan Dividen Iftitha Ismi Ningtyas; Eny Kusumawati
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 6 No. 4 (2025): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/msej.v6i4.9033

Abstract

Utang merupakan salah satu sumber pendanaan eksternal yang paling efisien agar perusahaan tepat sasaran dalam mendanai kegiatan operasionalnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pertumbuhan perusahaan, free cash flow, struktur aset, kepemilikan institusional, dan kebijakan dividen terhadap kebijakan utang pada perusahaan sektor barang konsumen primer yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2021-2023. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling selama tiga tahun pengamatan menghasilkan sampel yang memenuhi kriteria sebanyak 102 unit analisis kemudian di outlier menjadi 94 unit analisis. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi berganda dan sudah lolos uji asumsi klasik dengan menggunakan metode CLT (Central Limit Theorem. Hasil penelitian secara parsial memberikan bukti empiris bahwa free cash flow dan kepemilikan institusional berpengaruh terhadap kebijakan utang. Sedangkan pertumbuhan perusahaan, struktur aset, dan kebijakan dividen tidak berpengaruh terhadap kebijakan utang.
Firm Size, Profitabilitas, Leverage, Dan Kepemilikan Manajerial Terhadap Nilai Perusahaan Aprilia Aryani Dewi Kurniawati; Eny Kusumawati
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 6 No. 5 (2025): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/msej.v6i5.9403

Abstract

Nilai perusahaan mencerminkan persepsi investor terhadap kinerja dan prospek pertumbuhan suatu perusahaan, yang umumnya tercermin dari harga pasar saham sebagai bentuk penilaian investor terhadap nilai perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh ukuran perusahaan, profitabilitas, leverage, dan kepemilikan manajerial terhadap nilai perusahaan pada sektor non-keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2021–2023. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik purposive sampling dan memperoleh 231unit observasi selama tiga tahun. Data dianalisis menggunakan regresi linear berganda setelah memenuhi uji asumsi klasik. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa leverage dan kepemilikan manajerial tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Besar kecilnya rasio leverage dan proporsi kepemilikan manajerial tidak berpengaruhi terhadap nilai perusahaan. Hasil penelitian memberikan bukti empiris bahwa firm size berpengaruh terhadap nilai perusahaan, besar kecilnya firm size berpengaruh terhadap peningkatan nilai perusahaan. Profitabilitas berpengaruh terhadap nilai perusahaan, semakin besar rasio profitabilitas, nilai perusahaan semakin tinggi, sebaliknya semakin kecil rasio profitabilitas maka nilai perusahaan semakin rendah.
Pengungkapan Forward-Looking Information: Keberagaman Gender, Koneksi Politik, Latar Belakang Pendidikan Direksi, Komisaris Independen, Dan Leverage Zahra Safira Noor Fauziah; Eny Kusumawati
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 7 No. 1 (2026): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/msej.v7i1.10004

Abstract

Forward Looking Information (FLI) adalah informasi yang mengungkapkan harapan, proyeksi, rencana atau strategi perusahaan terkait kondisi keuangan, operasional, maupun kinerja di masa mendatang. FLI memberikan gambaran prospektif yang penting bagi investor dan pemangku kepentingan dalam pengambilan keputusan investasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kebergaman gender, koneksi politik, latar belakang pendidikan direksi, proporsi komisaris independen, dan leverage terhadap forward looking information (FLI) pada perusahaan sektor riil strategis yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2022–2024. Teknik pengambilan sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah purposive sampling. Sebanyak 207 perusahaan telah memenuhi kriteria sebagai unit observasi. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi liniear berganda. Hasil penelitian memberikan bukti empiris bahwa koneksi politik dan proporsi komisaris independen tidak berpengaruh terhadap forward looking information. Kebergaman gender, latar belakang pendidikan direksi, dan leverage berpengaruh terhadap forward looking information disclosure (FLID). Keberagaman gender berpengaruh terhadap FLID, semakin kecil proporsi dewan direksi perempuan, maka pengungkapan FLID semakin luas. Leverage berpengaruh terhadap FLI, semakin rendah rasio leverage, maka pengungkapan FLID akan semakin luas.
Pengaruh Literasi Keuangan, Motivasi, Persepsi Risiko, Pengetahuan Investasi, Dan Perkembangan Teknologi Terhadap Keputusan Berinvestasi Kamila Falak Hafizha; Eny Kusumawati
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 7 No. 1 (2026): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/msej.v7i1.10024

Abstract

Keputusan berinvestasi adalah tindakan yang diambil oleh seorang individu atau kelompok untuk menempatkan sejumlah dana pada instrumen keuangan tertentu dengan tujuan memperoleh keuntungan di masa mendatang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh: literasi keuangan, motivasi, persepsi risiko, pengetahuan investasi, dan perkembangan teknologi terhadap keputusan berinvestasi di pasar modal pada mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Surakarta. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah simple random sampling, sebanyak 146 mahasiswa telah memenuhi kriteria sebagai unit observasi. Metode yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian memberikan bukti empiris bahwa literasi keuangan dan persepsi risiko tidak berpengaruh terhadap keputusan berinvestasi di pasar modal. Hasil penelitian memberikan bukti empiris bahwa motivasi, pengetahuan investasi, dan perkembangan teknologi berpengaruh terhadap keputusan berinvestasi di pasar modal. Motivasi menunjukkan bahwa dorongan internal memiliki peran penting dalam mendorong minat dan keberanian mahasiswa untuk berinvestasi. Pengetahuan investasi membantu mahasiswa memahami mekanisme investasi secara lebih jelas sehingga meningkatkan keyakinan dalam pengambilan keputusan berinvestasi. Perkembangan teknologi mempermudah akses informasi, sehingga mendorong responden untuk mengambil keputusan berinvestasi di pasar modal.
Leverage, Profitabilitas, Likuiditas, Dewan Komisaris, dan Komite Audit terhadap Pengungkapan Sustainable Development Goals Arin Dwi Wulandari; Eny Kusumawati
Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah Vol. 7 No. 2 (2025): Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/alkharaj.v7i2.7051

Abstract

Sustainable Development Goals (SDGs) is a global agreement to achieve sustainable development. This study aims to analyse the effect of leverage, profitability, liquidity, board of commissioners, and audit committee on SDGs disclosure in non-financial companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) for the 2019-2023 period. This research uses quantitative methods with secondary data from annual reports and corporate sustainability reports. The measurement of each variable is the sustainability report disclosure index (SRDI) to measure SDGs, the measurement of the leverage variable using the debt to equity ratio (DER), profitability using return on assets (ROA), liquidity using the current ratio, the board of commissioners is proxied by the composition of the independent board of commissioners, and the audit committee is proxied by the number of audit committee members. Data analysis using multiple linear regression. The results showed that leverage has a negative effect on SDGs disclosure, while profitability, board of commissioners, and audit committee have a positive effect. Meanwhile, liquidity has no effect on SDGs disclosure. This study provides recommendations for future research to expand sample coverage and consider other factors that may affect SDGs disclosure, such as material flow cost accounting (MFCA) and financial distress.
Opini Audit Going Concern: Financial Distress, Kepemilikan Manajerial, Audit Tenure, Opinion Shopping, dan Solvabilitas Sherly Amartasari; Eny Kusumawati
Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah Vol. 7 No. 5 (2025): Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah 
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/alkharaj.v7i5.7879

Abstract

The auditor issues a going concern audit opinion to ascertain whether the company is able to maintain its business continuity or not. Going concern audit opinion can be used as an early warning for users of financial statements to avoid errors in decision making. This study aims to analyze the effect of financial distress, managerial ownership, audit tenure, opinion shopping, and solvency on going concern audit opinion. Researchers conducted an empirical study on basic materials sector companies listed on the IDX for the 2021-2023 period. The sampling technique used purpose sampling. Based on the sampling criteria, 117 units of data were obtained. Researchers use logistic regression analysis tools and have passed the model suitability test, model feasibility test, and coefficient of determination test.. The results of the study provide empirical evidence that audit tenure, opinion shopping, and solvency affect going concern audit opinion. Meanwhile, financial distress and managerial ownership have no effect on going concern audit opinion. With the going concern audit opinion, it is a consideration for stakeholders in decision making.
Underpricing pada Saat IPO: Reputasi Underwriter, Profitabilitas, Solvabilitas, Umur Emiten, dan Earning per Share Wening Isyfa Wafdani; Eny Kusumawati
Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah Vol. 7 No. 6 (2025): Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/alkharaj.v7i6.8602

Abstract

Underpricing is a situation where the share price in the primary market is lower than the share price in the secondary market. This study investigates the effect of underwriter reputation, profitability, solvency, company age and earnings per share on underpricing in non-financial companies listed on the Indonesia Stock Exchange during 2021-2023. The sampling technique used in this study was non-probability sampling and purposive sampling method. A total of 144 companies met the criteria as observation units. The analysis technique used is multiple regression analysis. The results of this study provide empirical evidence that the reputation of credit rating agencies, company age and earnings per share affect underpricing, while profitability and solvency have no effect on underpricing.
Forward-Looking Information Disclosure: Leverage, Profitabilitas, Jumlah Komite Audit, Komisaris Independen, Frekuensi Rapat Komite Audit Adella Anindya Putri Mahardika; Eny Kusumawati
Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah Vol. 7 No. 7 (2025): Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/alkharaj.v7i7.8946

Abstract

Forward-looking information disclosure (FLID) is a category of information regarding future forecasts that allow users to assess the company's future performance. This study analyzes the effect of leverage, profitability, number of audit committees, independent commissioners, and frequency of audit committee meetings on nonfinancial companies listed on the Indonesia Stock Exchange for the period 2021-2023. The sampling technique used in this study was purposive sampling. A total of 627 companies have met the criteria as observation units. The analysis method used is multiple linear regression analysis and has passed the classical assumption test. The results provide empirical evidence that profitability and the number of audit committees have a proven effect on FLID. Meanwhile, leverage, independent commissioners, and the frequency of audit committee meetings have no effect on forward-looking information disclosure. These findings provide insight for companies, investors, and regulators in disclosing their financial statements.  This study provides recommendations for future research to expand sample coverage and consider other factors that may affect FLID, such as managerial ownership, public ownership, or company size.