Rendahnya hasil belajar bahasa Indonesia salah satu penyebabnya adalah pembelajaran Bahasa Indonesia cenderung kepada pembelajaran bersifat konvensional yaitu hanya menggunakan metode ceramah, sedangkan pada hakekatnya pembelajaran Bahasa Indonesia menuntut siswa dapat berpartisipasi aktif dalam pembelajaran, siswa dapat mencari dan menemukan masalahnya sendiri (KTSP menuju ke Kurikulum 2013). Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan jawaban objektif tentang peningkatan hasil belajar bahasa Indonesia materi struktur dan unsur kebahasaan dari teks deskripsi tentang objek melalui model jigsaw pada siswa kelas VII A semester 1 tahun pelajaran 2017/2018 di SMP Negeri 2 Watulimo. Siklus penelitian meliputi planning (rencana), action (tindakan), observation (pengamatan), dan refleksi (refleksi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil tes siklus I jumlah nilai yang diperoleh 1820, rata-rata 70 dengan persentase ketuntasan 76,92% sedangkan pada penelitian siklus II jumlah nilai yang diperoleh 2020, rata-rata 77,69 dengan ketuntasan 96,15%. Peningkatan ketuntasan hasil belajar terlihat pada siklus I dengan rata-rata nilai 70, rata-rata nilai siklus II 77,69 sehingga meningkat sebesar 7,69. Ketuntasan siklus I sebesar 76,92%, siklus II sebesar 96,15%, sehingga meningkat sebesar 19,23%. Dari hasil analisis dapat disimpulkan bahwa model jigsaw dapat meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia materi struktur dan unsur kebahasaan dari teks deskripsi tentang objek pada siswa kelas VII A semester 1 tahun pelajaran 2017/2018 di SMP Negeri 2 Watulimo.