This Author published in this journals
All Journal EDUKASI
Kusrini Kusrini
Dosen Prodi Pendidikan Geografi FKIP Unkhair

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH AKTIVITAS MASYARAKAT TERHADAP KERAPATAN HUTAN MANGROVE DI PULAU MARE MALUKU UTARA Kusrini Kusrini; Jumaris Jumaris; Taufik Abdullah
EDUKASI Vol 16, No 1 (2018): Edisi Januari 2018
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.411 KB) | DOI: 10.33387/j.edu.v16i1.621

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh kondisi luas dan kerapatan hutan manggrove di Pulau Mare Maluku Utara yang dihubungkan dengan aktivitas penduduk dan keterbatasan kemampuan lahan di Pulau Mare. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui tingkat kerapatan hutan mangrove dan pengaruh  aktivitas masyarakat yang terhadap kerapatan hutan mangrove.Pengumpulan data kondisi hutan mangrove menggunakan data hasil interpretasi dan klasifikasi kerapatan mangrove dari citra Landsat 8 OLI/TIRStahun perekaman 2016 sedangkan kondisi sosial ekonomi yaitu pendidikan formal, pengetahuan dan pendapatan masyarakat dengan menggunakan kuesioner. Untuk melihat pengaruh antara variabel aktivitas sosial ekonomi masyarakat terhadap kerapatan hutan mangrove diolah dengan cara tabulasi silang.Hasil penelitian menunjukkan luasan mangrove berkerapatan tinggi, diperoleh luasan 36,1% dari luasan vegetasi mangrove yang ada di pulau ini, tetapi keberadaanya  lebih dominan tumbuh di zona pantai berbentuk teluk yang terdiri atas subtrat pasir dan lumpur. Selain itu, luasan mangrove dengan kerapatan rendah diperoleh sekitar 63,9% dari luasan vegetasi mangrove secara keseluruhan, dan distribusi pertumbuhannya lebih menyebar ke arah darat serta diselingi dengan beberapa tumbuhan ikutan yang bukan dari jenis mangrove. Kondisi perkembangan dan pertumbuhan vegetasi mangrove di pulau Mare cenderung berkembang dengan cukup baik dan alami dan sangat terpengaruh dari bentuk marfologi fisik lingkungan tempat tumbuhnya.Pengaruh aktivitas sosial ekonomi penduduk di pulau Mare juga relatif kecil pengaruhnyaterhadap kondisi keberadaan vegetasi mangrove.Kata Kunci: kerapatan mangrove, aktivitas penduduk, kerusakan hutan mangrove