Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISA KINERJA PEDESTERIAN KAWASAN GAMALAMA KOTA TERNATE Sayyid Quraisy
JURNAL SIPIL SAINS Vol 11, No 1 (2021)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/sipilsains.v11i1.3100

Abstract

Jalan Pahlawan Revolusi menjadi salah satu jalan yang berada di pusat kota sehingga perlu untuk ditata. Disepanjang Jalan Pahlawan Revolusi didominasi oleh jenis kegiatan komersial berupa usaha ekonomi seperti perdagangan dan jasa yang mendukung kegiatan ekonomi kota. Aktifitas masyarakat untuk menjangkau bisa dilakukan dengan dua cara, yaitu dengan memakai alat transportasi kendaraan dan berjalan kaki. Tujuan penelitian yang ingin dicapai dlam penelitian ini, untuk menganalisis perhitungan tingkat kinerja pedestrian dengan metode Level Of Service (LOS) pejalan kaki di Ruas Jalan Pahlawan Revolusi. Faktor-faktor yang berkontribuisi terhadap kecepatan pejalan kaki di trotoar ruas Jalan Pahlawan Revolusi. Pada penelitian ini peneliti dalam menganalisis kinerja menggunakan acuan standar Highway Capacity Manual (HCM 2000). [1] Segmen I pada hari Sabtu dan Minggu  dan Segmen 2 pada hari sabtu: standar pelayanan pada tingkat pelayanan C dimana kecepatan normal gerakan mendahuluai dapat menyebabkan sedikit konflik. Sedangkan Segmen 2 pada hari senin jam 11.45-12.00 memiliki standar pelayanan A, jadi yang menjadi penyebab turunnya kinerja pedesterian adalah karena adanya pedang kaki lima (PKL) [2] Kebutuhan lebar pedesterian dengan dimensi pembulatan adalah 4,50 meter
Penyuluhan Rumah Sehat di Moti Sayyid Quraisy; Muhammad Tayeb Mustamin
Jurnal Pengabdian Khairun Vol 1, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jpk.v1i2.5594

Abstract

ABSTRAKRumah merupakan kebutuhan dasar manusia yang berfungsi sebagai tempat berteduh dan melakukan kegiatan sehari-hari dalam keluarga. Rumah tidak sekedar sebagai tempat untuk melepas lelah setelah bekerja seharian, namun didalamnya terkandung arti yang penting sebagai tempat untuk membangun keluarga sehat dan sejahtera. Rumah dikatakan sehat menurut Dinkes (2007), apabila memenuhi kriteria yaitu: (1) memenuhi kebutuhan fisiologis; (2) memenuhi kebutuhan psikologis; (3) memenuhi persyaratan pencegahan penularan penyakit antar penghuni rumah dan; (4) memenuhi persyaratan pencegahan terjadinya kecelakaan. Penyuluhan dilaksanakan secara langsung dengan menghadirkan warga setempat di Desa Moti.Kata Kunci: Penyuluhan, Rumah, Sehat, Moti