Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Rancang Bangun Sistem Proteksi Dan Monitoring Kebocoran Gas Hidrokarbon Berbasis Fuzzy Sugeno Rinaldi Oktavianto; Asepta Surya Wardhana; Alfin Sahrin
PROtek : Jurnal Ilmiah Teknik Elektro Vol 9, No 1 (2022): PROtek : Jurnal Ilmiah Teknik Elektro
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/protk.v9i1.3365

Abstract

One of the risks in the oil industry is leakage of gases that are toxic or flammable. Fire and Gas System (FGS) used to detect the release of hazardous gases then carry out mitigation actions which can be alarms, indicators, or shutdown systems. This study aims to make a simple prototype of Fire and Gas System in the manifold area with three pipelines (Line-A, Line-B, and Line-C). The output of the system includes indicator, alarm, and shutdown system (closing gas flow and activate the exhaust fan). The system is integrated with Delphi and Arduino. The decision making based on Sugeno fuzzy. Based on the results, it was found that the suitability of fuzzy system reached 100%. The monitoring is displayed in graphical form. While the system response is appropriate, but there is a delay of about 1.5 seconds. Protection system is able to normalize conditions in about 77.5 seconds.
AUDIT ENERGI PADA BANGUNAN GEDUNG – STUDI KASUS PADA GEDUNG PERKANTORAN Chalidia Nurin Hamdani; Astrie Kusuma Dewi; Asepta Surya Wardhana; Primaldi Anugrah Utama; Radityo Cahyo Yudanto; C.F. Pradana Swandaru
Jurnal Teknologi Terapan Vol 9, No 1 (2023): Jurnal Teknologi Terapan
Publisher : P3M Politeknik Negeri Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31884/jtt.v9i1.391

Abstract

Energy usage is constanly increasing with regard to technology invention, equipment number growth and people growth. So, we have to do energy conservation. The first step in energy conservation implementation is energy audit. By doing energy audit, we are able to identify energy saving potential in audit object. In this paper, we provide a study case of energy audit in office building in Indonesia performed on 2018. This office building has an area of approximately 1.120 m2 with Rp 10,889,658 of average of energy use per month. Energy audit had performed on electricity system, air conditioning system, lighting system dan energy management system. Energy usage profile had been identified and modeled using linear approximation so the main factor of energy usage can be known. Energy saving potential that can be obtained is about 2.358 kWh (30,45%) with Rp 2,431,359 of cost saving approximation per month or Rp 29,176,308 per year.
Pengaturan Kandungan Nutrisi pH secara Otomatis pada Hidroponik menggunakan Mikrokontroller Asepta Surya Wardhana; Astrie Kusuma Dewi; Fauzi Neaja Wiranto; Natasya Aisah Septiani; Javier Umar Ravy
Prosiding Seminar Nasional Teknik Elektro, Sistem Informasi, dan Teknik Informatika (SNESTIK) 2023: SNESTIK III
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/p.snestik.2023.4402

Abstract

Tanaman hidroponik secara umum memerlukan pertumbuhan dengan menggunakan tambahan nutrisi X dan nutrisi Y maupun campuran antara nutrisi X dan Y. Untuk mendapatkan hasil panen yang maksimal diharuskan untuk menjaga nutrisi dan pH pada sumber air pengairan hidroponik. Pengendalian dan pengukuran pH sangat tergantung pada operator (manusia), apabila terjadi permasalahan pada proses maka pertumbuhan tanaman menjadi terganggu dan menyebabkan produktivitas tanaman menurun. Jadi dibutuhkan sebuah alat yang dapat memonitoring dan mengoreksi bila terjadi perubahan kadar asam (pH) pada tandon air selama 24 jam. Sistem otomatisasi diperlukan untuk pertumbuhan tanaman hidroponik dengan standar pH 6-7, pengaturan pH pada air dikendalikan oleh sensor pH yang dapat dimonitoring oleh mikrokontroler sewaktu-waktu jika pH air yang bercampur nutrisi tidak mencapai nilai pH standar yang dibutuhkan oleh tanaman. Mikrokontroler akan merespon pembacaan dari sensor pH dan mengatur pompa air asam atau pompa air basa bekerja dan akan mengisi larutan pH yang dibutuhkan dengan air tangki untuk mencapai nilai pH yang standar. Alat ini juga dapat dimonitoring melalui aplikasi Blynk, dari aplikasi Blynk ini kita akan mendapatkan notifikasi apabila tandon air asam ataupun tandon air basa habis. Besar harapan alat ini dapat membantu para petani hidroponik untuk mempermudah saat menjaga kestabilan pH pada sumber air.
Mesin Penyiraman Otomatis pada Tanaman Cabai dengan Modul Nodemcu ESP8266 Berbasis Internet of Things (IoT) Asepta Surya Wardhana; Astrie Kusuma Dewi; Hellmy Fadhil Airlangga; Natasya Aisah Septiani Septiani; Javier Umar Ravy
Prosiding Seminar Nasional Teknik Elektro, Sistem Informasi, dan Teknik Informatika (SNESTIK) 2023: SNESTIK III
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/p.snestik.2023.4263

Abstract

Teknologi ini dirancang untuk menyiram tanaman cabai secara otomatis. Budidaya cabai memerlukan perhatian khusus karena jika tanaman ini tidak memiliki kondisi yang menguntungkan, mereka tidak akan berkembang. Misalnya, jika tingkat kelembaban tanah tidak mencukupi, tanaman cabai tidak akan tumbuh subur. Tingkat kelembaban tanah yang dianjurkan untuk tanaman cabai adalah 60% sampai 70%. Sensor soil moisture akan mendeketsi kelembapan tanah secara real time. Bila kelembapan tanah pada tanaman cabai tidak sesuai dengan set point (60% dan 70%) maka microcontroller akan merespon hasil pembacaan sensor moisture dan mengatur pompa dari tandon air untuk aktif selama 10 detik. Pada tandon air juga terdapat sensor ultrasonik HC – SR04 yang berguna untuk mendeteksi ketinggian air tandon dan akan memberikan input-an ke microcontroller apabila air pada tandon air habis maka microcontroller akan merespon input-an sensor ultrasonik HC – SR04 dan mengatur pompa untuk mati sampai air pada tandon air terisi kembali. Sistem penyiram tanaman yang dapat dimonitor pada LCD (Liquid Cristal Display) dan perangkat Mobile dengan aplikasi Blynk yang dapat menampilkan kondisi tanah apakah lembab, normal, atau kering sesuai dengan pembacaan dari sensor kelembaban tanah serta dapat memberikan notifikasi apabila air pada tandon air habis.