Mochamad Samsukadi
Universitas Pesantren Tinggi Darul 'Ulum (Unipdu) Jombang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Tajdid al-Nikah Sebagai Syarat Rujuk Menurut Pandangan Tokoh Agama di Desa Panggih Trowulan Mojokerto Mochamad Samsukadi; Khoirur Roziqin
Jurnal Hukum Keluarga Islam Vol 2, No 1 (2017): APRIL
Publisher : Universitas Pesantren Tinggi Darul 'Ulum (Unipdu) Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

pernikahan dalam Islam bertujuan menempuh ikatan keluarga sakinah mawaddah wa rahmah, di dalam menjalani kehidupan rumah tangga tidak selamanya sesuai dengan apa yang dicita-citakan. Sehingga bila tidak sabar akan timbul keretakan dan perpisahan, tak sedikit hubungan yang awalnya harmonis berakhir dengan tragis. Talak adalah solusi terakhir. Sehubungan dengan hal itu terdapat kasus yang unik di Desa Panggih yakni pelaksanaan tajdid al-nikah sebagai syarat rujuk. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pemahaman tokoh agama, pelaksaaan tajdid al-nikah, relevansi hukum Islam. Jenis penelitian ini dikategorikan penelitian deskriptif kualitatif yang digali melalui metode observasi, dokumentasi dan wawancara. Adapun teknis analisis data yaitu kualitatif bersifat induktif. Berdasarkan analisis tersebut dalam penelitian diketahui bahwa tajdid al-nikah memperbarui ikatan pernikahan dengan ijab qabul, ini dilaksanakan karena adanya perceraian yang tidak diinginkan proses yang dilakukan sama dengan akad yang pertama dengan tidak mendatangkan Pegawai Pencatat Nikah, tajdid al-nikah tidak diwajibkan dan tidak diharamkan namun lebih baik meninggalkan.
Nikah Siri dan Dampaknya bagi Perempuan dan Anak Mochamad Samsukadi
Jurnal Hukum Keluarga Islam Vol 1, No 2 (2016): OKTOBER
Publisher : Universitas Pesantren Tinggi Darul 'Ulum (Unipdu) Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aritikel ini bertujuan untuk membahas konsep penikahan dalam Islam yang tidak dicatatkan di dokumen negara. Masyarakat Indonesia menyebutnya dengan istilah nikah siri. Nikah siri tersebut dijadikan oleh sebagai oknum untuk memenuhi tujuan prakmatis seksual dan lepas dari jerat tanggung jawab pernikahan. Dalam artikel ini penulis telah mengkaji konsep pernikahan dalam Islam yang dikomparasikan dengan hukum positif yang berlaku di Indonesia, kemudian menkaji dampaknya bagi perempuan dan anak. Hasil penelitian menunjukan bahwa nikah siri adalah penikahan yang legal dalam hukum Islam, tetapi tidak mendapatkan legalitas dalam hukum positif di Indonesia. Nikah siri juga mempunyai dampak negatif bagi perempuan dan anak, baik secara seksual, sosial, psikologis dan ekonomis.