Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

THE RELATIONSHIP OF KNOWLEDGE, SUPERVISION, AND SOCIALIZATION WITH OCCUPATIONAL ACCIDENTS AT PT. TATAMULIA NUSANTARA INDAH Arum Budiarti; Cahya Arbitera; Dwi Mutia Wenny
Journal of Industrial Hygiene and Occupational Health Vol 4, No 1 (2019): Cultivate and Sustain a Safety Culture for Building Nation
Publisher : Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/jihoh.v4i1.3340

Abstract

In Indonesia there is an increasing trend in the number of occupational accidents, BPJS Ketenagakerjaan noted, in 2014 as many as 106,383 cases of work accidents occurred in Indonesia, in 2015 there were 110,285 cases, in 2016 amounted to 101,367 cases, in 2017 the reported number of accidents reached 123,041 the case, while throughout 2018 the number of occupational accidents rose to 173,105 cases with claims of Work Accident Insurance (JKK) of Rp 1.2 trillion. The purpose of this research was to determine the relationship between knowledge, supervision, and socialization of OHS programs to work accidents in construction workers at PT. Tatamulia Nusantara Indah Southgate Apartment Tanjung Barat Project. The research method used is quantitative research with a cross sectional approach with a sample of 85 workers. The results of univariate data analysis showed that work accident rates (54.1%) and knowledge levels were high (61.2%), supervision (55.3%) and socialization of OHS (52.9%) were good. Bivariate data analysis using Chi Square test showed that there was a significant relationship between knowledge (p-value 0.012 and OR = 3.636), supervision (p-value 0.002 and OR = 4.511), and socialization of OHS (p-value 0.011 and OR = 3.500) with work accidents. Keywords: Accident, Knowledge, OHS, Socialization, Supervision
Studi Literatur : Faktor-faktor yang Mempengaruhi Keputusan Masyarakat dalam Memilih Asuransi Kesehatan Khoirunnisa Ghefira Yusrani; Cahya Arbitera; Putri Andini Novianti; Rossa Shafira Nur Sabrina; Syalisa Syabil; Ummi Rahma
Jurnal Medika Husada Vol. 3 No. 1 (2023): Maret : Jurnal Medika Husada
Publisher : Akademi Analis Kesehatan Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59744/jumeha.v3i1.39

Abstract

Asuransi kesehatan merupakan suatu alternatif cara pembayaran layanan kesehatan yang dapat dipakai karena memiliki banyak fungsi peningkatan kesehatan suatu individu bahkan hingga dapat mencapai prinsip health coverage. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), sebanyak 69,62% penduduk di Indonesia memiliki jaminan kesehatan pada 2022. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah peneliti ingin mengetahui mengenai faktor-faktor apa saja yang memengaruhi keputusan masyarakat dalam memilih asuransi kesehatan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Systematic Literature Review (SLR) dari sepuluh jurnal nasional yang diperoleh menggunakan fasilitas database online melalui halaman google scholar. Jurnal dipilih berdasarkan publikasi yang diterbitkan antara 2014 dan 2022. Terdapat berbagai faktor yang memengaruhi masyarakat dalam memilih asuransi kesehatan, antara lain faktor budaya, sosial, pribadi, dan psikologis. Faktor tersebut berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian asuransi. Selain itu, terdapat faktor produk itu sendiri dalam keputusan masyarakat untuk memilih asuransi kesehatan, yaitu faktor pemasaran, produk, jaminan, dan harga. Sedangkan, aspek wilayah, status perkawinan, rumah tangga, jenis kelamin, umur, kepemilikan NIK, tingkat pendidikan, lapangan usaha, keluhan kesehatan, status ekonomi, dan pengobatan sendiri memengaruhi kepemilikan jaminan kesehatan. Jadi terdapat banyak faktor yang dapat memengaruhi keputusan masyarakat dalam memilih asuransi kesehatan.