Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

THE EFFECTIVENESS OFSELF-REGULATED STRATEGY DEVELOPMENT (SRSD) TO TEACH DESCRIPTIVE WRITING Maulidia, Putri; A, Rahayu; ., Sumarni
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 3, No 9 (2014): September 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract:This research deals with the relationship between Self Regulated Strategy Development with students’ achievement in writing descriptive text. The purpose of this research is investigate the effectiveness of SRSD with the students’ descriptive writing achievement. This research involved 35 students of 9A of SMP Negeri 11 Pontianak in academic year 2013/2014. The writer applied pre-experimental study on her research with one class as the sample. Based on the result of the pretest, the students’ achievement was 52.7 which categorized at poor to average. The pretest was given before the treatment. After having the treatment, the students had the posttest. The result of the students’ achievement in posttest was 74.8 which categorized as good to excellent. The result of the students’ interval score of pretest and posttest was 22.1. Then the writer analyzed the significance of the students’ interval score of pretest and posttest by using the t-test formula.  Based on the result of the data computation, it was obtained that the t-test score was 5.5. It indicated that the t-test result was higher than t-table and the alternative hypothesis is accepted. Based on the result the problem, this thesis answered that SRSD was effective to teach descriptive writing. Keywords: SRSD, Descriptive Writing Abstrak:PenelitianiniberhubungandenganpengguanaanSelf Regulated Strategy Development (SRSD) denganpeningkatankemampuansiswadalammenulisteksdeskripsi. Tujuanpenelitianiniadalahuntukmengetahuikeefektifan SRSD dalammeningkatkankemampuansiswadalammenulisteksdeskripsi. Penelitianinimelibatkan 35 siswakelas 9A SMP Negeri 11 Pontianak tahun pelajaran 2013/2014.Penulismenerapkan pre eksperimentalstudidenganmenggunakansampelsatukelas. Berdasarkan rata – rata prestest, siswamendapatkan 52.7 yang dikategorikan poor to average dan posttest 74.8. yangdikategorikan good to excellent. Hasildari interval skorsiswauntuk pretest dan posttest adalah 22.1. Kemudianpenulismenganalisis interval skorsiswadenganmenggunakan t-test. Hasilnyaadalah t-test siswamencapai 5.5 yang mengidikasikanbahwa ha diterima. Hasilinimenunjukkan SRSD dapatmembantusiswameningkatkankemampuansiswadalammenulisteksdeskripsi. Kata Kunci: SRSD, PenulisanTeksDeskripsi
Edukasi Sadar Gizi dalam Meningkatkan Pengetahuan dan Kesadaran Remaja Putri Mengenai Pencegahan Anemia di SMAN 1 Sampang Stefany, Fadean; Ghazali, Imam; Hanina Trisnanda, Salma; Maulidia, Putri
Komunitas: Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol. 4 No. 2 (2026): Mei : Komunitas : Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Tanaman Dan Hewani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/komunitas.v4i2.363

Abstract

Anemia masih menjadi problematika gizi utama pada remaja putri di Indonesia yang berdampak buruk terhadap performa akademik serta kesehatan reproduksi jangka panjang. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran gizi terkait pencegahan anemia melalui intervensi edukasi sadar gizi di SMAN 1 Sampang. Metode yang diterapkan berbasis pendekatan partisipatif interaktif, meliputi ceramah, pemanfaatan media visual (leaflet dan poster), simulasi penyusunan menu sehat kaya zat besi, serta kuis edukatif. Evaluasi program diukur secara kuantitatif melalui instrumen pre-test dan post-test, serta secara kualitatif melalui observasi keaktifan peserta. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman yang signifikan mengenai definisi, dampak, dan pencegahan anemia, serta perubahan sikap positif terhadap pola konsumsi seimbang dan kepatuhan sarapan. Kesimpulannya, edukasi gizi yang terstruktur dan interaktif terbukti efektif dalam membangun kesadaran kesehatan remaja, sehingga dapat dijadikan strategi preventif yang berkelanjutan di lingkungan sekolah.