Mardiana Mardiana
Universitas Nahdlatul Ulama Sulawesi Tenggara

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Media Sosial Terhadap Tingkat Pidana Narkotika di Sulawesi Tenggara Mardiana Mardiana
Communicatus: Jurnal Ilmu komunikasi Vol 2, No 2 (2018): Communicatus: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/cjik.v2i2.3659

Abstract

The problem in this study is how the influence of the use of social media as a communicative medium has an impacton the criminal level of narcotics use in Southeast Sulawesi region. The objective tobe a chieve disto find out how social media is able to improve the influence of narcotics distribution and transaction processes in Southeast Sulawesi. The location of this study was carried out in 3 cities in Southeast Sulawesi, namely Kendari, Muna and Kolaka Districts.The method used in the research data retrieval processis a quantitative method to provide an over view of the influence of social media onthe level of narcotics crime in Southeast Sulawesi. The data collection process is using a questionnaire with the number of respondents was 75 respondents. The results showed that there was a strong and significant influence of social media on the narcotics transaction process in the region of southeast Sulawesi, where the effect was indicated by the results of the regressi on test between social media variables X against criminal narcotics Y that is equal to 0.880 meaning that 88 %to of social media influence the level criminal narcotics in the Southeast Sulawesi region there maining 12 percent is influenced by other factors.Penelitian ini membahas bagaimana pengaruh penggunaan media sosial sebagai media komunikasi sehingga memberikan dampak terhadap tingkat pidana penggunaan narkotika di wilayah Sulawesi Tenggara. Tujuan yang ingin dicapai yaitu untuk mengetahui bagaimana media social mampumemberikanpengaruhterhadap proses penyebaran dan transaksi narkotika di Sulawesi Tenggara. Lokasi penelitian ini dilaksanakan di 3 kota yang ada di wilayah Sulawesi tenggara yaitu kota Kendari, Kabupaten Muna dan Kabupaten Kolaka. Adapun metode yang digunakan dalam proses pengambilan data penelitian yaitu metode kuantitatif untuk memberikan gambaran mengenai pengaruh media sosial terhadap tingkat pidana narkotika di Sulawesi tenggara. Proses pengumpulan datanya yaitu menggunakan kuesioner dengan jumlah responden sebanyak 75 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh yang kuat dan signifikan media sosial terhadap proses transaksi narkotika dalam wilayah Sulawesi tenggara dimana pengaruh tersebut ditunjukkan melalui hasil uji regresi antara variable media social X terhadap pidana narkotika Y yaitu sebesar 0,880 artinya sebesar 88 persen media social memberikan pengaruh terhadap tingkat pidana narkotika dalam wilayah Sulawesi tenggara sisanya sebesar 12 persen dipengaruhi oleh faktor lain.
MEDIA SOSIAL DAN KOMUNIKASI DAKWAH PADA KALANGAN REMAJA DI SULAWESI TENGGARA Mardiana Mardiana
Jurnal Neo Societal Vol 5, No 3 (2020): Edisi Juli
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (977.615 KB) | DOI: 10.52423/jns.v5i3.11226

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang pengaruh penggunaan media sosial terhadap komunikasi dakwah pada kalangan remaja di Sulawesi Tenggara. Penelitian ini berangkat dari fenomena penetrasi internet dan media sosial yang begitu massif di kalangan masyarakat khususnya di Sulawesi Tenggara yang turut mempengaruhi berbagai aspek sosial masyarakat terutama aktifitas penyebaran pesan dakwah. Dengan menggunakan pendekatakn explanatory research peneliti mengukur tingkat kausalitas antara variabel penggunaan media sosial dan komunikasi dakwah. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ramaja di Kota Kendari yang berjumlah 122.567, sedangkan jumlah sampel adalah 270 responden. Hasil penelitian menemukan bahwa terdapat hubungan dan pengaruh yang positif dan signifikan antara penggunaan media sosial dengan aktifitas komunikasi dakwah pada kalangan remaja. Penyebaran pesan-pesan dakwah melalui media sosial dapat menjadi sarana yang efektif untuk proses berbagi informasi keagamaan dan juga menuntun masyarakat ke arah peningkatan pengetahuan agama. Media sosial dapat menjadi alat yang efektif bagi para pendakwah untuk mendorong terciptanya masyarakat yang paham akan nilai-nilai religius yang bermuara pada perbaikan tatanan sosial kemasyarakatan.