Yuris Fahman Zaidan
Program Pascasarjana Universitas Padjadjaran Bandung, Prodi Cultural Studies

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Relasi Tubuh dan Kekuasaan: Kritik Sandra Lee Bartky Terhadap Pemikiran Michel Foucault Yuris Fahman Zaidan
Jaqfi: Jurnal Aqidah dan Filsafat Islam Vol 5, No 2 (2020): METAFISIKA DAN LEKSIKON POLITIK
Publisher : Jurusan Aqidah dan Filsafat Islam Universitas Negri Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (390.081 KB) | DOI: 10.15575/jaqfi.v5i2.9054

Abstract

AbstractThe body in Foucault's conception is often juxtaposed with the discourse of power. In this context, gestures are regulated by the power of modern institutions such as hospitals, prisons, schools, and other institutions. In Foucault's conception, there is no separation between the body of men and the body of women amid control carried out by the institution. This raises strong criticism from Bartky that it treats different disciplines attached between the bodies of men and women. This criticism from Bartky aims to dispute the concept of the relation of the body and power. According to him, because there are different disciplines on the bodies of men and women, the problem is no longer about the power of institutions but patriarchy. In modern society, according to Bartky patriarchy has changed and practiced through institutions. In this paper, the debate about femininity also formed through consumerism is also outlined as a critique of Bartky's view.Keywords: power; body; patriarchy; consumption. Abstrak Tubuh dalam konsepsi Foucault kerap disandingkan dengan wacana kekuasaan. Dalam konteks ini, gerak tubuh diatur oleh kuasa institusi-institusi modern seperti rumah sakit, penjara, sekolah, dan institusi lainnya. Dalam konsepsi Foucault tidak ada pemisahan antara tubuh laki-laki dan tubuh perempuan di tengah kontrol yang dilakukan oleh institusi. Hal tersebut memunculkan kritik yang keras dari Bartky bahwa memerlakukan secara berbeda disiplin yang dilekatkan antara tubuh laki-laki dan perempuan. Kritik dari Bartky ini bertujuan untuk mempermasalahkan konsep relasi tubuh dan kekuasaan. Menurutnya, karena terdapat disiplin yang berbeda terhadap tubuh laki-laki dan perempuan, maka yang menjadi persoalannya bukan lagi tentang kuasa institusi melainkan patriarki. Dalam masyarakat modern, patriaki menurut Bartky  telah berubah dan dipraktikan lewat institusi. Dalam tulisan ini diuraikan pula perdebatan tentang femininitas yang terbentuk juga lewat konsumerisme sebagai kritik dari pandangan Bartky.Kata Kunci: kuasa; tubuh; patriarki; konsumsi.