Ghazi Abdullah Muttaqien
Pesantren Persatuan Islam 19 Garut (Islamic Boarding School), address: Jl. Guntur No.156 A/688 Garut, Jawa Barat, Indonesia.

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PANDANGAN SYED MUHAMMAD NAQUIB AL-ATTAS TENTANG ISLAMISASI ILMU Ghazi Abdullah Muttaqien
Jaqfi: Jurnal Aqidah dan Filsafat Islam Vol 4, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Aqidah dan Filsafat Islam Universitas Negri Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (650.931 KB) | DOI: 10.15575/jaqfi.v4i2.9458

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menyelidiki gagasan Islamisasi ilmu pengetahuan kontemporer dalam pandangan Syed Muhammad Naquib al-Attas. Metode deskriptif dengan pendekatan filsafat dipilih untuk penelitian ini. Dengan menafsirkan berbagai sumber, disimpulkan bahwa sejak awal kelahirannya, wacana Islamisasi ilmu telah menarik perhatian para ulama dan sebagian cendekiawan di dunia untuk membahasnya. Mereka yang terlibat dalam maudhu '(wacana) islamisasi ilmu, biasanya memperdebatkan pentingnya islamisasi ilmu mengingat suatu ilmu memiliki nilai yang sarat dengan apa yang diklaimnya, salah satu penyebabnya suatu ilmu atau ilmu pengetahuan disusupi oleh Pandangan dunia Barat yaitu sudut pandang sekuler, filosofi hidup mereka, serta nilai-nilai ideologi Barat yang pasti bertentangan dengan ajaran dan nilai Islam pula. Menurut penilaian mereka, ilmu yang berkembang saat ini sudah tidak bermanfaat lagi bagi umat manusia. Justru yang telah menyebabkan kehancuran dan malapetaka umat manusia. Sebagai cendekiawan Muslim kontemporer dan juga tokoh sentral dalam ide Islamisasi ilmu, Syed Muhammad Naquib al-Attas dengan berani menggemakan gagasan tersebut. Bahwa oleh karena itu Islamisasi ilmu bertujuan untuk mengembalikan ilmu yang dinilai telah keluar dari kerangka aksiologisnya.