Mochammad Miftachul Ilmi
UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KONSEP AL-DĪN DALAM ALQURAN :TELAAH SEMIOSIS PERSPEKTIF CHARLES SANDERS PEIRCE Mochammad Miftachul Ilmi
Al-Bayan: Jurnal Studi Al-Qur'an dan Tafsir Vol 4, No 1 (2019): Al-Bayan: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir
Publisher : Qur’anic and Tafsir studies Programme at Ushuluddin Faculty

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (490.833 KB) | DOI: 10.15575/al-bayan.v4i1.4693

Abstract

Studi ini bertujuan untuk mencari dan menemukan tanda-tanda dan simbol-simbol dari kata al-Dīn yang terdapat pada beberapa surat al-Qur’an berdasarkan pendekatan semiotika.Lahan semiotika yang meneliti tentang simbol-simbol, dan Alquran sendiri merupakan penuh dengan simbol-simbol. Oleh karena itu semiotika bisa dijadikan salah satu pisau analisis untuk mengungkap simbol-simbol dalam Alquran, salah satunya adalah teori semiotika Charles Sanders Peirce yang terkenal dengan trikotominya (sign, object, dan interpretant).Penelitian ini menggunakan metode kualitatif untuk menjelaskan secara mendalam melalui data-data yang telah diteliti. Dari hasil penelitian ini menghasilkan kesimpulan bahwa penjelasan tentang makna dan tafsir dari kata Al-Diin di dalam bebarapa ayat al-Qur’an tidaklah hanya bermakna agama, melainkan ada beberapa makna lain dikarenakan konteks yang berbeda pada setiap ayat atau surah. Pertama, al-Dīn bermakna pembalasan dan penghitungan amal ketika berhubungan dengan konteks eskatologis dan keagungan Tuhan. Kedua, al-Dīn bermakna agama itu sendiri. Ketiga,al-Dīn  bermakna hukum atau undang-undang ketika berkaitan dengan kebijakan dan peraturan raja atau kerajaan.Keempat, al-Dīn bermakna ibadah ketika berhubungan dengan penghambangan dan peribadatan yang tulus hanya kepada Allah. Kelima, Al-Diin bermakna syariat atau jalan ketika berhubungan dengan pelaksanaan hukum Allah yang dturunkan kepada manusia.