Muhamad Ridwan Nurrohman
STAI PERSIS GARUT

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

QURAISY DAN HEGEMONI KUASA ATAS AGAMA; Studi Analitis Ilmu Hadis dan Sosial Muhamad Ridwan Nurrohman
Diroyah : Jurnal Studi Ilmu Hadis Vol 3, No 1 (2018): september
Publisher : Prodi Ilmu Hadis Fakultas Ushuluddin UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (435.91 KB) | DOI: 10.15575/diroyah.v3i1.3893

Abstract

This paper aims to re-examine one of the themes in the Prophet's hadith, namely "al-aimmatu min Quraish". Ahlu Sunnah, understand the point "descendants of Quraysh" in the preconditions of Imamat as an ijma '. Although this does not close the opportunity to present thinkers who reject the consensus. But when testing this hadith in terms of hadith, social, and historical reality. It is proven that what is a sunnah consensus is not a blind dogma, let alone merely a political tool. But it is another sign, the truth of Muhammad's prophethood.
Merumuskan Kembali Makna dan Standarisasi Riba: Kajian Kontekstualisasi Hadis Muhamad Ridwan Nurrohman
Diroyah : Jurnal Studi Ilmu Hadis Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Prodi Ilmu Hadis Fakultas Ushuluddin UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (704.67 KB) | DOI: 10.15575/diroyah.v1i2.2064

Abstract

Artikel ini akan membahas tentang riba dalam perspektif hadis. Tujuannya untuk mengetahui bahwa riba itu dilarang oleh agama Islam. Dalam menjelaskannya penulis menggunakan pendekatan historis, dan teologisuntuk memahami seluruh matan hadiuis yang ada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada banyak hal yang menjadi standar dan ukuran riba terkait jual beli barang, meminjam uang, tukar-menukar barang, serta untuk mengetahui hukum memakan riba atau menggunakan hasil riba bahwa riba itu hukumnya haram. Riwayat lainnya bahkan berbicara tentang pelaku-pelaku riba diancam oleh Nabi saw. Mereka adalah pemakan riba, pemberinya, penulisnya, kedua saksinya, mereka semua sama mendapat laknat, penghasilan dari riba itu tidak akan mendapat berkah dari Allah swt., sehingga pada suatu saat akan mengalami kebangkrutan harta.Implikasi penelitian ini adalah keharusan bagi setiap muslim agar berhati-hati terkait segala hal yang ada terdapat unsur riba didalamnya. Dengan mengetahui penyebab riba, jenis-jenis riba, hukum riba serta ancaman pelaku riba, maka bagi mereka yang bertakwa kepada Allah semoga menjauhinya.