Erni Isnaeniyah
Jurusan Perbandingan Agama Fakultas Ushuluddin UIN Sunan Gunung Djati Bandung Jl. A.H. Nasution 105 Cibiru, Bandung 40614, Indonesia.

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Partisipasi Politik Perempuan Islam Indonesia Dalam Tradisi “Nu” Erni Isnaeniyah
Religious: Jurnal Studi Agama-Agama dan Lintas Budaya Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.797 KB) | DOI: 10.15575/rjsalb.v1i2.1393

Abstract

This journal explores the role of women when incorporated in Indonesian Islamic women's organization called NU's. This organization contributes a lot to the development of women in Indonesia, particularly concerning social welfare society internally as well as externally. Such as overcoming problems of underage marriage is a national issue that must be resolved. Through the participation of leaders of the Moslem according to its level in the Advisory Board of Marriage and Divorce Settlement. The implications are shown which gives the changes in the educational aspects that depict women in Indonesia in order to compete, health, religious, also active in government agencies such as participating formulate laws as the aspirations of the people's voice (DPR) also at the same time women's organizations this was also able to open communist group in Indonesia.
Profil Organisasi Wanita Persatuan Ummat Islam (Wanita PUI) Tahun 2000an Erni Isnaeniyah
Religious: Jurnal Studi Agama-Agama dan Lintas Budaya Vol 3, No 1 (2018): VOLUME 3,1
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (329.088 KB) | DOI: 10.15575/rjsalb.v3i1.3786

Abstract

Kehadiran gerakan organisasi perempuan Islam Indonesia di pentas nasional sudah tidak diragukan lagi, termasuk Wanita Persatuan Umat Islam (Wanita PUI). Sejak awal kelahiranya Wanita PUI merupakan organissai perempuan Islam Indonesia hasil “Fusi” antara “Fathimiyyah” nama perkumpulan kader perempuan Islam PUI di Majalengka dengan “Zaenabiyyah” perkumpulan kader perempuan Islam PUII di Sukabumi. Pada keadaan yang sebenarnya, Wanita PUI sudah menjadi badan otonom PUI (Persatuan Umat Islam) organisasi induk organisasi perempuan Islam tersebut. Perajalanan Wanita PUI ini telah mengalami pasang surut selama perjuangan keberadaannya di pentas gerakan orgtanissai perempuan di Indonesia. Apabila dibandingkan dengan organisasi perempuan Islam Indonesia lainnya, seperti Aisyiyah, Persistri, Muslimat NU, Wanita PUI dirasakan kurang memiliki sikap progresif dalam mengantisipasi kemajuan serta transformasi perubahan sosial dan zaman yang berada di masyarakat serkitarnya sehingga program-progran yang digagas oleh para tokoh, pengurus termasuk kader dan anggota Wanita PUI kurang mendapat respon dari kalangan perempuan muda, remaja puteri, bahakan kaum ibu yang berada disekitar tempat dan wilayah bernaungnya Wanita PUI. Corak perubahan ke arah lebih baik mulai terlihat saat Wanita PUI khususnya PW. Wanita PUI Jawa Barat memasuki abad ke 21 tepatnya periode kepengurusan tahun 2016-2021. Perubahan dalam susunan kepengurusan yang didominasi oleh kader Wanita PUI dengan level pendidikan rata-rata S1 dan program kerja yang terlihat lebih terarah, tidak salah apabila mulai saat ini PW. Wanita PUI Jawa Barat mulai mendapat apresiasi dari kalngan perempuan Islam di Jawa Barat.