Aulia Siska Yuliana
Pendidikan Fisika Universitas Negeri Malang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa Berdasarkan Rubrik yang Dikembangkan Docktor pada Materi Suhu dan Kalor Aulia Siska Yuliana; Parno Parno; Ahmad Taufiq
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 4, No 4: APRIL 2019
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v4i4.12346

Abstract

Abstract: This study was aimed to know problem solving skill of senior high school students in heat and temperature. The study was used descriptive-quantitative method and the sample of research was twelve grade students. The instruments that already used as a number of question problem solving skill had 0.732 reliability. The result was analyzed by using rubric of problem solving that already developed by Doctor. The result was obtained that problem solving skill was medium category. This category was included useful description and physics approach. On the other hand, mathematical procedure and logical progression were included as low category.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana tingkat kemampuan pemecahan masalah siswa SMA pada materi suhu dan kalor. Metode yang digunakan dalam penelitian ini dalah deskriptif kuantitatif dan siswa kelas XII sebagai sampel dalam penelitian ini. Instrumen yang digunakan yaitu tes kemampuan pemecahan masalah dengan reliabilitas 0,732. Data hasil tes dianalisis dengan rubrik kemampuan pemecahan masalah yang dikembangkan oleh Docktor. Hasil peneltian menunjukkan bahwa secara keseluruhan kemampuan pemecahan masalah siswa tergolong dalam kriteria sedang. Kemampuan pemecahan masalah pada kategori useful description, physics approach dan specific application of physics dalam kriteria sedang, sedangkan kategori mathematical procedures dan logical progression termasuk dalam kriteria rendah.