p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal BERITA BIOLOGI
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KOMPOSISI PENYUSUN HUTAN DI STASIUN PENELITIAN LALUT BIRAI, TAMAN NASIONAL KAYAN MENTARANG, KALIMANTAN UTARA Bayu Arief Pratama; Ismail Apandi; Sutikno Sutikno; Supardi Jakalalana; Muhamad Syarifudin Hidayatullah; Tika Dewi Atikah
BERITA BIOLOGI Vol 21, No 3 (2021): Berita Biologi
Publisher : Research Center for Biology-Indonesian Institute of Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14203/beritabiologi.v21i3.4143

Abstract

Taman Nasional Kayan Mentarang (TNKM) merupakan salah satu kawasan konservasi terluas di Kalimantan yang terletak di Kabupaten Malinau dan Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara. Topografi kawasan yang cukup beragam turut berpengaruh terhadap tipe hutan, kondisi habitat, dan distribusi jenis di kawasan ini. Komposisi dan struktur tegakan hutan diamati dengan menggunakan enam petak ukur 30 × 30 m. Pengukuran dilakukan pada semua tegakan dengan diameter setinggi dada ≥ 4,8 cm. Analisa rutin (C, N, P dan pH) dilakukan pada contoh tanah dari petak ukur. Hasil pengamatan mencatat 578 individu yang terdiri dari 85 jenis dari 37 suku, dengan Parashorea smythiesii dan Dryobalanops oblongifolia merupakan jenis dominan. Nilai indeks keanekaragaman berkisar 1,95−3,08 dan indeks kemerataan 0,63−0,89. Frekuensi distribusi didominasi oleh kelas diameter kecil dan menurun secara bertahap pada kelas diameter besar, yang menunjukkan proses regenerasi baik. Pengamatan pengaruh lingkungan terhadap distribusi tumbuhan menunjukkan bahwa pH dan kandungan nitrogen tanah menjadi faktor penentu. Diketahui D. oblongifolia menyenangi habitat dengan kandungan karbon tanah yang cukup rendah, dan P. smythiesii terdistribusi pada pH tanah cenderung sangat asam. Sedangkan, L. pusillus, Q. argentata, dan Baccaurea sumatrana menyenangi habitat dengan kandungan nitrogen yang cukup rendah.
STUDI POPULASI AKAR LAKA (Dalbergia parviflora Roxb.) DI KOTA TIDORE KEPULAUAN PROVINSI MALUKU UTARA Bayu Arief Pratama; Taufik Mahendra; Leberina Kristina Ibo
BERITA BIOLOGI Vol 21, No 3 (2022): Berita Biologi
Publisher : Research Center for Biology-Indonesian Institute of Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14203/beritabiologi.v21i3.4197

Abstract

Akar laka (Dalbergia parviflora Roxb.) merupakan jenis liana dengan batang berduri. Sejak CITES Conference of Parties (CoP) 17, marga Dalbergia terdaftar dalam apendiks II. Sehingga perdagangannya turut diawasi oleh internasional. Petak ukur 30×50 m dibuat untuk mengamati populasi dan kondisi habitat akar laka. Semua jenis berkayu dengan DBH ≥ 4,8 cm diukur. Khusus akar laka, semua individu diukur diameter dan panjangnya. Parameter lingkungan dan contoh tanah juga diambil. Tercatat 297 individu yang terbagi dalam 24 jenis dan 10 suku ditemukan didalam petak ukur. Sebanyak 109 individu diantaranya adalah akar laka. Jumlah individu didominasi oleh jenis juvenil yang menjadi ciri hutan dengan regenerasi yg baik dan sedang dalam proses suksesi. Keanekaragaman jenisnya tergolong sedang (H’=1,97) dan kelimpahan jenisnya cukup merata (J=0,61). Hasil analisis komponen utama menunjukkan Dalbergia parviflora, Diospyros ulo, dan Dimorchalyx sp. adalah tiga jenis penting dalam petak ukur.