Sri Sulandari
Bidang Zoologi, Pusat Penelitian Biologi LIPI

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Gen Cytochrome Oxydase-1 (CO1) untuk Konfirmasi Status Taksonomi Burung Srigunting Sumbawa (Dicrurus, Dicruridae) Dwi Astuti; Hidayat Ashari; Mohammad Irham; Sri Sulandari
ZOO INDONESIA Vol 26, No 1 (2017): Juli 2017
Publisher : Masyarakat Zoologi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52508/zi.v26i1.3534

Abstract

Sekuen DNA dari gen cytochrome oxydase-1 (COI) diadopsi untuk membangun pengelompokan dan kekerabatan dari burung-burung srigunting (Dicrurus; Dicruridae). Tujuannya adalah untuk mengkonfirmasi apakah srigunting dari Sum-bawa merupakan spesies tersendiri atau merupakan bagian dari superspesies D. hottentotus. Sekuen DNA sepanjang 795-bp pada gen COI diambil dari delapan burung srigunting dari Sulawesi Tenggara (D. hottentotus leucops), enam srigunting dari T.N. Gn. Halimun, Jawa Barat (D. remifer), dan dua srigunting dari Sumbawa. Analisis Neighbor-joining (NJ) dilakukan untuk mengkonstruksi pohon filogeninya dengan mengkalkulasi semua substitusi basa (transisi dan trans-verse) pada software MEGA-5. Pohon NJ menunjukkan bahwa dua individu yang berasal dari Sumbawa jelas-jelas terpisah dari Dicrurus asal Sulawesi Tenggara (D. hottentotus) dengan didukung nilai bootstrap sebesar 100 % dan dipisahkan oleh nilai divergensi sekuen > 3,5%. Sedangkan D. remifer memisah jauh dari keduanya. Penelitian ini cenderung mendukung pendapat bahwa srigunting dari Sumbawa merupakan populasi yang berbeda dan tidak termasuk dalam grup D. hottentottus, tetapi termasuk dalam grup D. densus dari Nusa Tenggara dan kemungkinan besar adalah spesies monopiletik tersendiri sebagai D. bimaensis.
Analisis Gen Cytochrome Oxydase-1 (CO1) untuk Konfirmasi Status Taksonomi Burung Srigunting Sumbawa (Dicrurus, Dicruridae) Dwi Astuti; Hidayat Ashari; Mohammad Irham; Sri Sulandari
ZOO INDONESIA Vol 26, No 1 (2017): Juli 2017
Publisher : Masyarakat Zoologi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52508/zi.v26i1.3534

Abstract

Sekuen DNA dari gen cytochrome oxydase-1 (COI) diadopsi untuk membangun pengelompokan dan kekerabatan dari burung-burung srigunting (Dicrurus; Dicruridae). Tujuannya adalah untuk mengkonfirmasi apakah srigunting dari Sum-bawa merupakan spesies tersendiri atau merupakan bagian dari superspesies D. hottentotus. Sekuen DNA sepanjang 795-bp pada gen COI diambil dari delapan burung srigunting dari Sulawesi Tenggara (D. hottentotus leucops), enam srigunting dari T.N. Gn. Halimun, Jawa Barat (D. remifer), dan dua srigunting dari Sumbawa. Analisis Neighbor-joining (NJ) dilakukan untuk mengkonstruksi pohon filogeninya dengan mengkalkulasi semua substitusi basa (transisi dan trans-verse) pada software MEGA-5. Pohon NJ menunjukkan bahwa dua individu yang berasal dari Sumbawa jelas-jelas terpisah dari Dicrurus asal Sulawesi Tenggara (D. hottentotus) dengan didukung nilai bootstrap sebesar 100 % dan dipisahkan oleh nilai divergensi sekuen > 3,5%. Sedangkan D. remifer memisah jauh dari keduanya. Penelitian ini cenderung mendukung pendapat bahwa srigunting dari Sumbawa merupakan populasi yang berbeda dan tidak termasuk dalam grup D. hottentottus, tetapi termasuk dalam grup D. densus dari Nusa Tenggara dan kemungkinan besar adalah spesies monopiletik tersendiri sebagai D. bimaensis.