Gono Semiadi
Bidang Zoologi, Pusat Penelitian Biologi LIPI

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PEMANFAATAN SATWA LIAR DALAM RANGKA KONSERVASI DAN PEMENUHAN GIZI MASYARAKAT Gono Semiadi
ZOO INDONESIA Vol 16, No 2 (2007): November 2007
Publisher : Masyarakat Zoologi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52508/zi.v16i2.2376

Abstract

Faktor kecukupan gizi di negara kita seolah tidak pernah habisnya di bahas sejak negara ini merdeka. Permasalahan perlindungan hidupan liar untuk suatu negara berkembang (dunia ketiga) juga merupakan suatu polemik yang sangat dalam, tetapi walau bagaimanapun keadaannya, konservasi hidupan liar haruslah tetap mendapatkan perhatian mengingat fungsi dan perannya sebagai suatu bagian dari ekosistim dan kekayaan alam. Rusa dapat merupakan salah satu contoh pemanfaatan satwa liar yang dilindungi yang berkembang pesat di luar negeri tetapi masih belum termanfaatkan di Indonesia. Untuk itu pemahaman akan potensi suatu satwa liar sebagai sumber gizi masyarakat diantara birokrat maupun LSM masih perlu ditingkatkan.
PEMANFAATAN SATWA LIAR DALAM RANGKA KONSERVASI DAN PEMENUHAN GIZI MASYARAKAT Gono Semiadi
ZOO INDONESIA Vol 16, No 2 (2007): November 2007
Publisher : Masyarakat Zoologi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52508/zi.v16i2.2376

Abstract

Faktor kecukupan gizi di negara kita seolah tidak pernah habisnya di bahas sejak negara ini merdeka. Permasalahan perlindungan hidupan liar untuk suatu negara berkembang (dunia ketiga) juga merupakan suatu polemik yang sangat dalam, tetapi walau bagaimanapun keadaannya, konservasi hidupan liar haruslah tetap mendapatkan perhatian mengingat fungsi dan perannya sebagai suatu bagian dari ekosistim dan kekayaan alam. Rusa dapat merupakan salah satu contoh pemanfaatan satwa liar yang dilindungi yang berkembang pesat di luar negeri tetapi masih belum termanfaatkan di Indonesia. Untuk itu pemahaman akan potensi suatu satwa liar sebagai sumber gizi masyarakat diantara birokrat maupun LSM masih perlu ditingkatkan.