Sherly Hanifarianty
Balai Penelitian Teknologi Karet Jalan Salak Nomor 1 Bogor 16128 Jawa Barat

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH PENAMBAHAN ADITIF BERBASIS MINYAK KELAPA SAWIT TERHADAP SIFAT MEKANIK KOMPOSIT KARET ALAM Mili Purbaya; Sherly Hanifarianty
Jurnal Penelitian Karet JPK : Volume 38, Nomor 1, Tahun 2020
Publisher : Pusat Penelitian Karet - PT. Riset Perkebunan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22302/ppk.jpk.v38i1.704

Abstract

Karet alam memiliki keunggulan yang tidak dimiliki oleh karet sintesis, seperti daya pantul, kuat tarik, ketahanan sobek, ketahanan abrasi, viskoselastisitas, dan fleksibilitas pada suhu rendah. Namun karet alam juga memiliki kelemahan seperti ketahanan terhadap panas, ozon, dan sinar matahari serta ketahanan terhadap minyak, minyak tanah dan pelarut hidrokarbon yang rendah. Kandungan asam lemak tidak jenuh dalam minyak kelapa sawit relatif tinggi, sekitar 37-56 % sehingga minyak kelapa sawit memiliki potensi dikonversikan menjadi asam dimer sebagai bahan utama dalam pembuatan bioelastomer. Hasil pengujian menunjukkan bahwa penambahan bioelastomer berbasis minyak kelapa sawit dapat meningkatkan nilai torsi maksimum, delta torsi, nilai kekerasan, kekuatan sobek, dan pampatan tetap dari kompon dan vulkanisat karet. Namun penambahan bioelastomer berbasis minyak kelapa sawit dalam kompon karet juga berakibat menurunkan waktu pra vulkanisasi, waktu pemasakan optimum, nilai tegangan putus, perpanjangan putus, ketahanan retak lentur, dan nilai kepegasan pantul. Hasil pengujian ketahanan minyak vulkanisat karet menunjukkan bahwa formula kompon karet  B3 (mengandung 7,5 phr bioelastomer berbasis minyak kelapa sawit) memiliki nilai perubahan massa yang paling kecil sehingga berpotensi dikembangkan menjadi produk barang jadi karet yang tahan terhadap minyak.