M. Taufik Fathaddin
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS PERAMALAN PRODUKSI RESERVOIR GAS METANA BATUBARA MENGGUNAKAN SOFTWARE F.A.S.T. CBM PADA SUMUR RRP LAPANGAN LEVI Renaldy Reza Pahlevi; M. Taufik Fathaddin; Siti Nuraeni
PROSIDING SEMINAR NASIONAL CENDEKIAWAN Prosiding Seminar Nasional Cendekiawan 2015 Buku II
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/semnas.v0i0.161

Abstract

Coal Bed Methane (CBM) atau gas metana batubara menjadi salah satu solusi energi alternatifyang dapat digunakan untuk menggantikan peranan minyak dan gas bumi. Coal Bed Methane(CBM) merupakan unconventional gas reservoir yang terdapat pada batubara (coal). Gas tersebutawal teradsorpsi pada permukaan batubara yang terdapat di dalam mikropori. Ini terjadi karenapengaruh temperatur, tekanan, dan waktu. Seiring dengan menurunnya tekanan reservoir, makagas yang teradsorbsi tersebut akan terlepas dari permukaan coal, proses ini disebut desorption.Gas yang terbebaskan akan mengalir sepanjang mikropori sampai ke rekahan (cleats) secaradifusi yaitu akibat perbedaan konsentrasi gas. Selain gas, juga terdapat air yang memenuhicleats. CBM dapat dimodelkan mulai dari terlepas gas pada permukaan batubara, aliransepanjang mikropori dan menuju cleats sampai dengan aliran gas sepanjang cleats serta ke lubangbor sehingga profil produksi dapat diprediksikan. Dari hasil profil produksi, kemudian dilakukanperencanaan pengembangan lapangan dengan 12 skenario. Skenario - skenario tersebutdibedakan berdasarkan permeabilitas dan well spacing. Dari 12 skenario ini, akan dianalisa lajualir produksi gasnya. Skenario yang paling optimal dari hasil perhitungan adalah skenario ke10 dengan permeabilitas 11 mD dan well spacing 80 acres, dengan gas rate plateu sebesar 44MMscfd selama 17 tahun dan
ANALISA EFEKTIFITAS POLA INJEKSI AIR ANTARA NORMAL DAN INVERTED FIVE SPOT SIMULASI RESERVOIR LAPANGAN DNT Dicgorry NT; M. Taufik Fathaddin; Samsol Huda
PROSIDING SEMINAR NASIONAL CENDEKIAWAN Prosiding Seminar Nasional Cendekiawan 2015 Buku I
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/semnas.v0i0.249

Abstract

Pada lapangan DNT akan dilakukan penginjeksian dengan menganalisa dari optimasi scenarioyang akan dibuat oleh medeling yang dilakukan dengan software modeling dimanis / simulasireservoir. Lapangan DNT memiliki OOIP 10.1 MMM3 dan mechanism water drive. Lapangan inidilakukan 3 scenario injeksi yaitu inverted five spot yang menggunakan injeksi rate 47,8 m3/daydengan cummulatif 3.237 MMM3 dan RF 33.14% dan normal dengan rate 15.9 m3/day dengancummulatif oil 3.321 MMM3 dengan rf 34.88% dan Inverted+peripheral dengan rate 30.9 M3/daydengan cummulatif oil 3,399 MMM3 dengan RF 35.88%. oleh karena itu diperoleh hasil scenariomenunjukan scenario 3 adalah scenario yang digunakan usulan terbaik.
ANALISIS PENINGKATAN PEROLEHAN MINYAK DENGAN METODE INJEKSI AIR POLA PERIPHERAL DI LAPANGAN XYZ MENGGUNAKAN SIMULASI RESERVOIR Hari Gunawan Nugraha; M. Taufik Fathaddin; Samsol Huda
PROSIDING SEMINAR NASIONAL CENDEKIAWAN Prosiding Seminar Nasional Cendekiawan 2015 Buku I
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/semnas.v0i0.265

Abstract

Selain menjaga tekanan (pressure maintenance), tantangan dalam memproduksikan minyak padatahap secondary recovery yaitu pada pemilihan pola injeksi yang tepat dengan melihat performaproduksi yang optimum. Lapangan XYZ yang berada pada Formasi Talang Akar merupakanlapangan yang sudah mulai berproduksi sejak tahun 1930, dengan jumlah cadangan minyak awalsebesar 63.1 MMbbl pada lapisan 1st. Lapangan XYZ ini akan dikembangkan dengan menerapkanmetode injeksi air menggunakan pola injeksi peripheral. Berdasarkan studi simulasi reservoir,Lapisan 1st Lapangan XYZ memiliki 114 sumur yang diantaranya 8 sumur produksi yang aktifhingga saat ini, 1 sumur injeksi yang dipasang sejak tahun 2010, dan 105 sumur suspend. Darisumur-sumur tersebut, dilakukan beberapa prediksi produksi dengan menerapkan tiga skenarioberdasarkan pola injeksi peripheral. Skenario tersebut diantaranya peripheral, peripheral+infill, dankombinasi peripheralfive-spot. Dengan menggunakan sensitivitas laju injeksi (250 bbl/day, 500bbl/day, 750 bbl/day, 1000 bbl/day, dan 1250 bbl/day) prediksi performa produksi tersebutdilakukan mulai dari Januari 2016 hingga Desember 2035. Dari hasil analisa simulasi reservoiryang telah dilakukan, didapat kumulatif produksi optimum terjadi pada skenario peripheral+infilldengan laju injeksi 1000 bbl/day. Kumulatif produksi tersebut sebesar 20.92 MMbbl, dengankenaikan recovery factor mencapai 7.36%.