Ch. Rangkuti
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Perencanaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya Secara Mandiri Untuk Rumah Tinggal Sandro Putra; Ch. Rangkuti
PROSIDING SEMINAR NASIONAL CENDEKIAWAN Prosiding Seminar Nasional Cendekiawan 2016
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/semnas.v0i0.907

Abstract

Energi listrik adalah salah satu kebutuhan masyarakat modern yang sangat penting dan vital. Ketiadaan energi listrik akan sangat mengganggu keberlangsungan aktivitas manusia. Oleh karena itu kesinambungan dan ketersediaan energi listrik perlu dipertahankan setiap waktu. Rasio elektrifikasi Indonesia saat ini 87%, hal tersebut menunjukkan 8,5 juta penduduk Indonesia atau setara dengan 2500 desa yang belum dialiri listrik. Letak geografis Indonesia merupakan salah satu penyebab masih banyaknya daerah yang belum terjangkau Perusahaan Listrik Negara (PLN) seperti pulau Selaru di ujung Selatan kabupaten Maluku Tenggara Barat. Indonesia merupakan negara tropis yang mempunyai potensi energi surya dengan insolasi harian rata – rata 4,5 – 4,8 kWh/m / hari. Sehingga energi surya menjadi sumber energi terbarukan yang potensial untuk dikembangkan di Indonesia. PLTS pada penelitian ini direncanakan untuk memenuhi kebutuhan listrik secara mandiri pada rumah tinggal yang akan digunakan siang dan malam hari. Tipe rumah tinggal yang digunakan adalah tipe 36, dengan total kebutuhan daya listrik perharinya diperkirakan adalah 2876 Wh. Panel surya yang digunakan menghasilkan daya sebesar 300 Wp. Dengan asumsi 1 hari tanpa sinar matahari, maka diperoleh biaya investasi awal PLTS rumah tinggal secara mandiri ini adalah sebesar Rp. 98.946.000 dan biaya tahunan PLTS selama umur pakai 25 tahun adalah Rp. 11.637.840.
PENGARUH BESAR LAJU ALIRAN AIR TERHADAP SUHU YANG DIHASILKAN PADA PEMANAS AIR TENAGA SURYA DENGAN PIPA TEMBAGA MELINGKAR Imad Haraki Faisal Faisal; Ch. Rangkuti
PROSIDING SEMINAR NASIONAL CENDEKIAWAN Prosiding Seminar Nasional Cendekiawan 2017 Buku I
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/semnas.v0i0.2145

Abstract

Pemanas air tenaga surya merupakan sistem pemanasan air dengan prinsipmenyerap energi matahari dan menukarnya menjadi energi panas pada air yangkemudian dapat digunakan untuk keperluan rumah tangga. Komponen sistem terdiri darikolektor surya dan tangki penyimpan air, untuk kolektor surya terdiri dari plat penyerapdari aluminium, pipa tembaga melingkar serta isolasi kaca dan stryrofoam. Untukmengetahui performa dari sistem ini, maka dilakukan pengujian dengan memvariasikanbesar laju aliran air untuk mencari efisiensi tertinggi yang bisa dihasilkan sistem.Pengujian dilakukan dengan memanaskan air berkapasitas 60 liter dan data yangdigunakan adalah perbedaan besar laju aliran air yang disirkulasikan yaitu divariasikandari 0,4 Liter Per Menit (LPM), 0,6 LPMdan 1 LPM.Pengambilan data dan pengujiandilakukan di daerah Jakarta Barat selama 3 hari dengan waktu 6 jam untuk setiap variasialiran air, kemudian data pengujian akan dicatat dalam interval waktu setiap 30 menit.Dari hasil pengujian ini diperoleh suhu tertinggi yang dicapai adalah 67,8oC terjadisetelah 4 jam pengujian pada laju aliran 0,4 LPM.Sementara kenaikan suhu rata-ratatertinggi per jam adalah 17,69% pada laju aliran 0,4 LPM, kemudian 16,56% per jam pada0,6 LPM dan terendah 13,98% per jam pada 1 LPM.Untuk efisiensirata-rata tertinggi yangdicapai adalah 32,26% pada laju aliran 0,4 LPM dan terendah 24,33% pada 0,6 LPM.Dapat disimpulkan bahwa semakin
PENGARUH MOLARITAS LARUTAN CAIRAN ELEKTROLIT DAN ARUS LISTRIK TERHADAP GAS HHO YANG DIHASILKAN PADA GENERATOR HHO TIPE DRY CELL Rendi Andika Saputro; Ch. Rangkuti
PROSIDING SEMINAR NASIONAL CENDEKIAWAN PROSIDING SEMINAR NASIONAL CENDEKIAWAN 2018 BUKU I
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/semnas.v0i0.3509

Abstract

Air merupakan salah satu hal yang paling sering ditemui dan dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari, namun banyak yang belum menyadari potensi air sebagai bahan bakar terbarukan. Cara untuk membuat air dapat digunakan sebagai bahan bakar adalah dengan memisahkan kandungan Hidrogen dan Oksigen dalam air. Elektrolisis air merupakan suatu proses kimia yang dapat memisahkan Hidrogen dan Oksigen dalam air. HHO merupakan gas yang terdiri dari gas Hidrogen dan Oksigen yang berasal dari elektrolisis air. Proses elektrolisis dilakukan dalam Generator HHO yang memiliki Tipe Wet Cell dan Dry Cell. Pada penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Generator HHO Tipe Dry Cell. Metode penelitian adalah Generator HHO Tipe Dry Cell diukur laju gas yang dihasilkannya menggunakan Rotameter, dengan beberapa sampel larutan KOH yang berbeda-beda molaritasnya dan arus listrik yang berbeda. Hasil yang didapat pada Generator HHO Tipe Dry Cell adalah laju gas yang dihasilkan dipengaruhi oleh molaritas larutan elektrolit dan arus listrik yang diberikan, semakin besar arus listrik yang diberikan dan makin pekat molaritas larutan elektrolit, maka semakin besar laju gas yang dihasilkan.