Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH PENGARAHAN INSTRUMEN PEMBELAJARAN MODEL PERMAINAN EDUKATIF OLEH KEPALA SEKOLAH BAGI PENGEMBANGAN INOVATIF GURU DALAM MENGAJAR BAHASA INDONESIA DI SEKOLAH KHUSUS AL KHAIRIYAH CILEGON, PROVINSI BANTEN her yati
UNIK (Jurnal Ilmiah Pendidikan Luar Biasa) Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Biasa, FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (325.214 KB) | DOI: 10.30870/unik.v2i2.3560

Abstract

Peran dan fungsi Kepala Sekolah SKh salah satunya adalah melakukan pembinaan bagi pelaksanaan kurikulum di Sekolah Dasar, Ini merupakan tanggung jawab dan tugas berat yang dipikul oleh kewajiban seorang supervisor pendidikan. Untuk  mewujudkan tugas tersebut perlu  adanya dukungan  dari pelbagai pihak yang terkait termasuk seluruh elemen yang ada di sekolah binaan. Aspek ini menjadi modal penting bagi kondusivitas pelaksanaan kegiatan supervisi, dalam hal ini penulis  menyelenggarakan suatu kegiatan penelitian tindakan sekolah yang bisa  merangsang aktivitas proses belajar mengajar di  kelas,  berupa pengarahan model pembelajaran yang bersifat rekreatif  bagi pengajaran bahasa Indonesia  di kelas rendah yaitu dengan memperkenalkan model pembelajaran permainan edukatif . Dalam pembelajaran Bahasa Indonesia pada Kurikulum  di Tingkat  Sekolah Dasar dinyatakan secara eksplisit bahwa permainan merupakan media pembelajaran bahasa Indonesia di kelas-kelas   rendah, yaitu kelas  satu atau kelas dua. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak tiga putaran. Setian putaran terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan refisi. Sasaran penelitian ini adalh siswa kelas IV Sekolah Khusus Al Khairiyah Cilegon, Provinsi Banten Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar. Dari hasil analis didapatkan bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus II yaitu, siklus I (64,00%), siklus II (88,00%),. Simpulan dari penelitian ini adalah pembelajaran dengan metode permainan edukasi berpengaruh positif terhadap motivasi belajar Siswa kelas IV Sekolah Khusus Al Khairiyah Cilegon, Provinsi Banten, serta model pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternative pembelajaran Bahasa Indonesia .