ABSTRAKKehidupan siswa SMALB Tuna Rungu setelah lulus akan menjadi problema kita bersama antara guru, orang tua dan masyarakat. Pada kenyataannya kemampuan intelektual, emosional, ketrampilan, minat dan bakat masing-masing siswa berbeda antara satu dengan yang lain. Sekolah harus bisa memberikan ketrampilan yang bisa dijadikan bekal untuk kehidupan setelah mereka lulus. Hal ini disebabkan karena tidak semua siswa setelah lulus bisa melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi. Disamping itu siswa yang telah lulus belum semua terserap oleh lapangan kerja yang ada. Hal tersebut dikarenakan belum banyak instansi-instansi baik pemerintah maupun swasta yang bersedia merekrut mereka sebagai tenaga kerjanya. Untuk mengatasi probema tersebut peneliti melakukan penelitian tindakan kelas pada pembelajaran ketrampilan yang dititik beratkan pada pendidikan ketrampilan kecakapan hidup ( life Skill ) bagi anak Tunarungu. Kegiatan ini dilakukan melalui beberapa tahapan dan beberapa siklus pembelajaran. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat memberikan ilmu ketrampilan kepada siswa siswi SMALB Tuna Rungu agar bisa mengasah bakat dan ketrampilan yang dimiliki secara optimal agar setelah lulus nanti dapat memanfaatkan ketrampilannya tersebut untuk kehidupan selanjutnya sehingga bisa mandiri.Kata Kunci : Keterampilan mengelola warung, project metod ( Metode Proyek ), siswa SMALB Tunarungu