Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial sangat perlu bagi siswa Sekolah Dasar Luar biasa Tunagrahita Ringan karena berfungsi untuk mengenalkan siswa pada lingkungan sosial. Melalui mata pelajaran IPS peserta didik diarahkan, dibimbing dan dibantu untuk menjadi warga negara Indonesia dan warga dunia yang efektif dan fungsional yang harus siap menghadapi tantangan berat karena kehidupan masyarakat global selalu mengalami perubahan setiap saat. Dalam rangka untuk meningkatkan hasil belajar IPS siswa tunagrahita, guru menggunakan metode karyawisata dalam pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam satu siklus dengan subyek yang diteliti sebanyak 6 siswa tunagrahita kelas III SDLB. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, dokumentasi, dan tes pengetahuan tertulis dengan analisis data deskriptif kuantitatif. Dari analisis data diketahui bahwa terjadi peningkatan hasil belajar siswa tunagrahita kelas III pada setiap siklusnya. Hal ini terlihat dar persentase ketuntasan belajar siswa. Dari hanya 33% (2 siswa) pada pra tindakan menjadi 67% (4 siswa) pada siklus I dan meningkat terus menjadi seluruh siswa (100%) pada siklus II. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa metode karyawisata dapat meningkatkan hasil belajar IPS khususnya materi mengenal alat transportasi pada siswa tunagrahita kelas III SDLB di SKh. YKDW 01 Kota Tangerang.