Patricia Pramudhita Novitasari
Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

POLA ASUH ORANG TUA TUNGGAL DALAM MENUNJANG PERKEMBANGAN KECERDASAN EMOSIONAL PADA ANAK USIA DINI DI KELURAHAN UNYUR, KECAMATAN SERANG, KOTA SERANG, PROVINSI BANTEN Patricia Pramudhita Novitasari
Jurnal Eksistensi Pendidikan Luar Sekolah (E-Plus) Vol 4, No 2 (2019)
Publisher : FKIP Untirta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/e-plus.v4i2.7314

Abstract

POLA ASUH ORANG TUA TUNGGAL DALAM MENUNJANG PERKEMBANGAN KECERDASAN EMOSIONAL PADA ANAK USIA DINI DI KELURAHAN UNYUR, KECAMATAN SERANG, KOTA SERANG, PROVINSI BANTEN Patricia Pramudhita Novitasari, Syadeli Hanafi & Mochamad Naimpramudhitan@gmail.comUniversitas Sultan Ageng Tirtayasa   ABSTRAK  Pola Asuh Orang Tua Tunggal dalam Menunjang Perkembangan Kecerdasan Emosional Pada Anak Usia Dini di Kelurahan Unyur, Kecamatan Serang, Kota Serang, Provinsi Banten. Masalah dalam penelitian ini adalah tentang orang tua tunggal yang menerapkan pola asuh kepada anaknya dalam menunjang perkembangan kecerdasan emosional anaknya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Pemilihan informan dalam penelitian ini dilakukan dengan purposive sampling. Informan penelitian ini adalah 10 orang tua tunggal. Teknik pengumpulan data dalam penelitian dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini adalah  pola asuh yang diterapkan oleh orang tua tunggal Kelurahan Unyur, Kecamatan Serang, Kota Serang, Provinsi Banten sebagian besar menggunakan pola asuh permisif. Perkembangan kecerdasan emosional anak usia dini di Kelurahan Unyur dinilai masih memiliki kecerdasan emosional yang rendah karena dari lima indikator kecerdasan emosional, hanya dua yang menunjukan bahwa anak usia dini di Kelurahan Unyur memiliki kecerdasan emosional yang baik. Adapun faktor pendukungnya rata-rata adalah latar belakang pola asuh yang didasari pengalaman pribadi, pendidikan yang memadai dan status ekonomi yang tinggi, sedangkan faktor penghambat didatangkan dari trauma orang tua di masa lalu, rasa tidak memprioritaskan pendidikan, dan status ekonomi yang rendah.   Kata Kunci: Pola Asuh, Kecerdasan Emosional, Anak Usia Dini