Pembelajaran tidak hanya sekedar kegiatan mentransfer pengetahuan dari guru ke siswa, tetapi bagaimana siswa memaknai apa yang dipelajari .Berdasarkan studi yang dilakukan di SMP N 5 Batang bahwa dalam pembelajaran guru lebih banyak mengunakan metode ceramah khususnya pada mata pelajaran PAI, sehingga siswa merasa cepat bosan. Seorang guru seharusnya mampu merancang sebuah pembelajaran yang benar-benar dapat membekali siswa baik pengetahuan secara teoritis maupun praktek yaitu dengan menerapkan strategi pembelajaran langsung.Penelitian ini merupakan jenis penelitian Quasi Experiment dengan menggunakan rancangan eksperimen Control Group Pretest-Posttest Design . Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 5 Batang , melalui cluster sample maka terpilih kelas VIII A sebagai kelas eksperimen yang mendapat perlakuan strategi pembelajaran langsung dan kelas VIII B sebagai kelas kontrol yang mendapat pembelajaran konvensional (ceramah). Tekhnik penelitian yang digunakan adalah pelaksanaan strategi pembelajaran langsung dan angket. Analisa data yang digunakan adalah dengan uji t (Paired Samples T Test).Hasil paired samples statistics menunjukan bahwa: 1) ada perbedaan motivasi belajar sebelum dan sesudah diberlakukannya strategi pembelajaran langsung pada kelas eksperimen yang ditunjukan dengan hasil rerata motivasi belajar sebesar 70,00 sebelum diberi perlakuan menjadi 75,94 setelah diberi perlakuan; 2) Melalui uji perbedaan Paired Samples Test diketahui t hitung = -5,661 dan signifikansi 0,000, standar deviasi 6,11972, rata-rata antara nilai pre-test dan post-test sebesar -5,94118. Jika melihat dari signifikansi maka Ho ditolak karena signifikansi 0,000 <0,05 artinya terdapat pengaruh strategi pembelajaran langsung terhadap motivasi belajar siswa SMP Negeri 5 Batang. Dari hasil Paired Samples Correlation diketahui korelasi 0,493 dan signifikansi 0,003. Artinya strategi pembelajaran langsung memberi pengaruh terhadap motivasi belajar pada mata pelajaran pendidikan Agama Islam siswa SMP Negeri 5 Batang dalam kategori sedang.Kata kunci: Strategi Pembelajaran langsung, Motivasi Belajar, Pembelajaran Konvensional (ceramah).