Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Karakteristik Demografi Akseptor Kontrasepsi Suntik Depot Medroxyprogesterone Acetate di Puskesmas Merdeka Palembang Periode Januari – Desember 2012 Aditya Chandra; Heri Manan; RM.Suryadi Tjekyan
Majalah Kedokteran Sriwijaya Vol 47, No 2 (2015): Majalah Kedokteran Sriwijaya
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/mks.v47i2.2746

Abstract

Latar  belakang: Kontrasepsi adalah metode yang bertujuan untuk menghindari atau  mencegah  terjadinya  kehamilan  sebagai  akibat  dari  pertemuan  sel  telur matang  dengan  sel  sperm.a. Kontrasepsi yang  paling  banyak  digunakan oleh pasangan usia subur di Sumatera Selatan adalah kontrasepsi suntik 3 bulan (Depot MedroxyprogesteroneAcetate). Beberapa faktor yang mempengaruhi seseorang dalam memilih alat kontrasepsi, antara lain faktor sosiodemografi (tempat tinggal, umur, tingkat pendidikan, jumlah anak, pekerjaan,  dan status ekonomi), psikologi, kesehatan, pengetahuan, dan  pengalaman.   Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  karakteristik  akseptor  kontrasepsi  suntik berdasarkan  usia, jumlah anak, tingkat pendidikan, dan pekerjaan subjek.   Metode: Penelitian ini adalah studi potong lintang di Puskesmas Merdeka pada bulan  Januari 2014.  Responden  dalam  penelitian  ini  berjumlah 1351 orang. Sampel yang digunakan adalah seluruh wanita usia subur yang berkunjung ke Puskesmas Merdeka  periode Januari-Desember  2012, yang memenuhi  kriteria inklusi. Data yang digunakan adalah data rekam medis (data sekunder).  Analisis univariat berupa distribusi frekuensi dilakukan untuk menentukan karakteristik akseptor kontrasepsi suntik dengan menggunakan program SPSS 21. Hasil: Persentase  penggunaan kontrasepsi  suntik  sebesar  63,6%. Kontrasepsi suntik merupakan metode yang paling banyak digunakan. Karakteristik pengguna kontrasepsi  suntik terbanyak terdapat pada kelompok usia < 35  tahun  (70,8%), jumlah  anak < 2 (63,8%), tingkat pendidikan SLTA (55,5%), dan pekerjaan ibu rumah tangga (64,5%). Simpulan: Persentase penggunaan kontrasepsi  suntik yang tinggi menandakan bahwa upaya promosi tentang penggunaan metode kontrasepsi yang lebih efektif sangat dibutuhkan, khususnya bagi pengguna kontrasepsi yang berusia >35 tahun dan telah memiliki 2 anak.
FORMULASI BUSINESS MODEL CANVAS PADA SIFU PUDDING CREAM JAKARTA Aditya chandra
Agora Vol 4, No 1 (2016): Agora, Jurnal Mahasiswa Manajemen Bisnis
Publisher : Agora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (482.084 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui business model canvas saat ini dan membuat business model canvas yang lebih baik pada Sifu Pudding Cream yang bergerak di bisnis dessert atau makanan penutup. Pada customer segements Sifu Pudding Cream termasuk ke dalam tipe niche market. Dalam elemen value propositions dapat ditambahkan brand image perusahaan sebagai homemade pudding dan halal. Pada elemen channel diketahui bahwa Sifu Pudding Cream hanya menerapkan channel melalui sistem telepon dan pemesanan online. Elemen customer relationships pada Sifu Pudding Cream dapat ditambahkan automated services, self services dimana pelanggan dapat memberikan masukan kritik dan saran langsung kepada karyawan atau pemilik melalui website. Pada elemen key resources diketahui, bahwa sumber daya Sifu Pudding Cream terdiri dari sumber daya fisik, sumber daya manusia, intelektual dan keuangan. Sumber daya utama yang difokuskan Sifu Pudding Cream untuk kedepannya adalah penambahan aset fisik berupa toko fisik dan genset. Pada elemen key activities, aktivitas yang ditambahkan adalah inventory control dan menjaga product consistency. Dalam elemen key partnerships dapat ditambahkan kurir makanan dan supplier baru untuk produk-produk Sifu Pudding Cream yang baru. Elemen revenue streams Sifu Pudding Cream diketahui bahwa pendapatan bersumber dari satu arus pendapatan dan dapat ditambahkan upaya penambahan arus pendapatan dari pengadaan kelas membuat pudding untuk anak-anak dapat memberikan pemasukan dari subscription fee per bulan serta asset sales dari penjualan bahan yang digunakan murid. Elemen cost structure termasuk ke dalam value driven dengan biaya pengeluaran yang terbagi atas fixed cost dan variable cost.
SKRINING FITOKIMIA DAN KARAKTERISTIK SALEP DAUN Averrhoa bilimbi Tahara Dilla Santi; Aditya Chandra
BIOMA : JURNAL BIOLOGI MAKASSAR Vol. 8 No. 1 (2023): Bioma : Januari - Juni 2023
Publisher : Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia merupakan negara tropis dengan tanaman herbal yang beraneka ragam. Provinsi Aceh memiliki kekayaan flora yang bermanfaat sebagai antiinflamasi, salah satunya Averrhoa bilimbi. Formulasi sediaan salep daun belimbing wuluh dapat memaksimalkan terapi antiinflamasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui senyawa metabolit serta mengevaluasi karakteristik salep daun belimbing wuluh. Penelian ini menggunakan metode kualitatif uji warna serta uji karakteristik salep (pH, daya sebar). Analisis data skrining fitokimia secara deskriptif dan karakteristik salep menggunakan Kruskal Wallis. Hasil analisis menunjukkan ekstrak daun belimbing wuluh bereaksi positif terhadap alkaloid pada uji Mayer, Wagner dan Dragendorff, dan terdapat steroid, flavonoid, fenol, terpenoid serta saponin. Hasil uji pH dan daya sebar diperoleh nilai yaitu 6 dan 0.0071. Kandungan flavonoid, steroid pada daun Averrhoa bilimbi berperan sebagai antiinflamasi. Karakteristik pH salep netral dapat diaplikasikan pada kulit yang mengalami luka /cedera. Kata kunci : Daun Averrhoa bilimbi, salep, antiinflamasi, skrining fitokimia