This Author published in this journals
All Journal JPSriwijaya
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

INTRODUKSI TEKNOLOGI PEMBUATAN BIOS-STARTER, KOMPOSING DAN PESTISIDA ALAMI PADA BUDIDAYA TANAMAN SAYURAN OLEH PETANI DI WILAYAH SAKO PALEMBANG Nurhayati .
Jurnal Pengabdian Sriwijaya Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : Lembaga Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37061/jps.v5i1.5499

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan judul:  Introduksi  teknologi  pembuatan bios-starter, komposing dan  pestisida alami pada budidaya tanaman sayuran oleh petani di wilayah Sako  Palembang.  Penyuluhan dilakukan di lapangan yang diikuti oleh petani peserta Gapoktan Sako Bersatu berupa peragaan dan pelatihan cara membuat biokompos Trichoderma, pembuatan bios-starter, pupuk cair nabati dan biopestisida untuk pengendalian hama dan penyakit pada tanaman sayuran.  Selanjutnya, dilanjutkan dengan tanya jawab dengan para petani sayuran yang hadir mengenai hama dan penyakit tanaman sayuran yang mereka hadapi serta cara pengendaliannya. serta cara penggunaan pupuk kompos Trichoderma dan pupuk cair nabati.  Kegiatan diakhiri dengan penyerahan bahan berupa pupuk kompos Trichoderma, pupuk organik cair berbahan dasar rebung dan gedebong pisang serta pestisida nabati untuk mengandalikan hama dan penyakit sayuran. Dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat dapat disimpulkan  bahwa: 1).  Masyarakat petani sayuran di Sako sangat antusias mempelajari dan mengikuti pelatihan pembuatan   biokompos Trichoderma, pembuatan bios-starter, pupuk cair nabati dan biopestisida, 2). Pengetahuan dalam budidaya sayuran masyarakat petani sayuran di Sako sangat minim namun mereka sangat interaktif dalam bertanya mengenai permasalah yang mereka hadapi, 3) Peserta akan menerapkan ilmu yang didapat, dengan menyatakan bahwa mereka akan membuat sendiri bio-starter, kompos dan pestisida alami. Pada kesempatan penyuluhan juga diberikan penjelasan tentang penggunaan biostarter, pupuk kompos dan pestisida nabati yang diberikan secara gratis. Setelah pelaksanaan penyuluhan ini, disarankan agar Universitas Sriwijaya dalam hal ini Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat dapat melakukan monitoring dan evaluasi terhadap prmasalahan yang dihadapi masyarakat dalam menerapkan apa-apa yang disuluhkan kepada masyarakat tersebut dalam rangka memastikan bahwa petani dapat menerapkan teknologi tepat guna yang disuluhkan kepada mereka.