Aries Heru Prasetyo
Program Studi Magister Manajemen, Sekolah Tinggi Manajemen PPM Jl. Menteng Raya No.9, Kb. Sirih, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Jakarta, Indonesia

Published : 8 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Pengaruh Literasi Keuangan terhadap Keputusan Investasi The Jak Mania pada Rencana Initial Public Offering PT. Persija Jakarta Thomas Mahendra; Aries Heru Prasetyo
Journal of Management and Business Review Vol 18, No 2 (2021): Special Issue Konferensi Nasional Riset Manajemen XI, 2021
Publisher : Research Center and Case Clearing House PPM School of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34149/jmbr.v18i2.289

Abstract

The evolution of football in Indonesia have another way to gain fund apart from the sales, football club in Indonesia have its own plan to be listed on The Indonesia Stock Exchange. Persija Jakarta have a plan to do an Intial Public Offering in the near future. The Jak Mania is the supporter of the Persija Jakarta Football Club. The Jak Mania must have a good investment decision if they want to invest in the Persija shares, because the investment will produce a good return. The OECD said that the financial literation is the combination of awarness, knowledge, skill, attitude, and behaviour that needed to get financial decision and achieve a good individual financial being. This research is aim to know is the financial literation with indicator financial knowledge, financial attitude, andfinancial behaviour have a positive and significant influences to the investment decision on the Initial Public Offering Persija Jaya Jakarta with The Jak Mania as the sample. This Research used questionnaire as the method with purposive sampling tehnic with 232 respondend. The result of this research is knowing that financial knowledge, financial attitude, and financial behaviour have a positif and significant influences to invesment decision of The Jak Mania on Initial Public Offering of PT Persija Jaya Jakarta
Rancangan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (ISO 37001:2016) Berbasis Manajemen Risiko Hermawan Hermawan; Aries Heru Prasetyo
Jurnalku Vol 2 No 1 (2022)
Publisher : PT Wim Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.428 KB) | DOI: 10.54957/jurnalku.v2i1.120

Abstract

Micro Madani Institute (MMI) is an affiliated company of PT. Permodalan Nasional Madani (Persero) which was formed to build and develop an education and training center in the field of microfinance in order to obtain reliable, professional and integrity human resources as well as to provide procurement, management, and development of quality human resources in the microfinance sector to support human resource needs of PT Permodalan Nasional Madani (Persero) as the parent company. The purpose of this paper is to find out the risk profile that has been identified in building the Anti-Bribery Management System (SMAP) ISO 37001:2016, to find out what SMAP strategic design instruments have not been implemented, and how the SMAP process is based on risk management at PT. MMI during 2021. PT. MMI has adopted SMAP ISO 37001:2016 in April 2021 to increase consumer confidence and make employees more integrity in their work, as a company standard in the procurement of goods and services as well as good corporate governance standards. So far, PT. MMI has not found any bribery cases, but so far the company has not had a strategic plan to strengthen the implementation of the risk management-based SMAP (ISO 37001:2016). Implementation of risk management-based SMAP is considered necessary because the implementation of SMAP alone cannot fully guarantee that an organization is free from acts of bribery. Micro Madani Institute (MMI) merupakan perusahaan afiliasi PT. Permodalan Nasional Madani (Persero) yang dibentuk untuk membangun dan mengembangkan pusat pendidikan dan pelatihan di bidang microfinance guna mendapatkan sumber daya manusia  yang handal, profesional dan berintegritas serta  menyediakan jasa layanan pengadaan, pengelolaan, dan pengembangan sumber daya manusia yang berkualitas di bidang microfinance guna mendukung kebutuhan sumber daya manusia PT. Permodalan Nasional Madani (Persero) sebagai perusahaan induknya. Tujuan tulisan ini adalah mengetahui profil risiko yang berhasil diidentifikasi dalam membangun Sistem Manajemen Anti Suap (SMAP) ISO 37001:2016, mengetahui apa saja instrumen rancangan strategis SMAP yang belum diimplementasikan, dan bagaimana proses SMAP berbasis manajemen risiko di PT. MMI selama tahun 2021. PT. MMI. telah mengadopsi SMAP ISO 37001:2016 pada April 2021 untuk meningkatkan kepercayaan konsumen dan menjadikan karyawan semakin berintegritas dalam setiap pekerjaannya, sebagai standar perusahaan dalam pengadaaan barang dan jasa serta standar tata kelola perusahaan (good corporate governance). Sejauh ini, PT. MMI belum menemukan kasus penyuapan, namun sejauh itu pula perusahaan belum memiliki rancangan strategis untuk memperkuat implementasi SMAP (ISO 37001:2016) berbasis manajemen risiko yang baru diadposinya. Pelaksanaan SMAP berbasis manajemen risiko dianggap perlu karena penerapan SMAP saja tidak dapat sepenuhnya menjamin suatu organisasi terbebas dari tindak penyuapan.  
Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Earning Response Coefficient Pada Perusahaan Sektor Keuangan Yang Terdaftar Pada BEI Sebelum Dan Selama Pandemik Covid-19 Ikhsan Hadi Santoso; Triasputra Daniswara; Aries Heru Prasetyo
Jurnalku Vol 2 No 2 (2022)
Publisher : PT Wim Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (451.622 KB) | DOI: 10.54957/jurnalku.v2i2.152

Abstract

This study analyzes the effect of leverage, systematic risk (Beta), company size, company growth, and profitability, on the Earning Response Coefficient (ERC). ERC is an indicator of the quality of financial statements which is calculated based on the market response to accounting profit. This research was conducted on financial sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange in the period before Covid-19 and during the Covid-19 period. For the period before Covid-19 the research was carried out in the third quarter of 2018 to the fourth quarter of 2020 while the research during the Covid-19 period was carried out in the first quarter of 2020 to the second quarter of 2021. Samples were taken using purposive sampling that met the selection criteria. The results showed that the ROA variable had a significant effect on ERC in the period before Covid-19, but none of the variables had a significant impact during Covid-19. Penelitian ini menganalisis pengaruh leverage, risiko sistematik (Beta), ukuran perusahaan, pertumbuhan perusahaan, dan profitabilitas, pada Earning Response Coefficient (ERC). ERC merupakan salah satu indikator kualitas laporan keuangan yang dihitung berdasarkan respon pasar terhadap laba akuntansi. Penelitian ini dilakukan pada perusahaan sektor keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada periode sebelum Covid-19 dan selama periode Covid-19. Untuk periode sebelum Covid-19 penelitian dilakukan pada kuartal ketiga tahun 2018 sampai dengan kuartal keempat 2020 sedangkan penelitian selama periode Covid-19 dilakukan pada kuartal pertama tahun 2020 sampai dengan kuartal kedua tahun 2021. Sampel diambil dengan menggunakan purposive sampling yang memenuhi kriteria pemilihan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel ROA berpengaruh signifikan terhadap ERC pada periode sebelum Covid-19 namun tidak ada satu variabel pun yang berdampak signifikan pada periode selama Covid-19.
Usulan Rancangan Manajemen Risiko Pada Perusahaan Pelayaran PT XYZ Tahun 2021 – 2022 Saifudin Saifudin; Aries Heru Prasetyo
Jurnalku Vol 2 No 2 (2022)
Publisher : PT Wim Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3908.163 KB) | DOI: 10.54957/jurnalku.v2i2.172

Abstract

PT XYZ is a private shipping company engaged in sea and river transportation services for coal transportation for domestic needs. The high demand for coal transportation services is the main capital for the company to continue to grow and develop as a company that plays a role in the energy industry sector on a national scale. Business competition in the shipping business is also increasing along with the growth in the number of national fleets, so companies must be pro-active in maintaining the performance of production equipment in order to maintain satisfaction from service users. The purpose of this qualitative research is to propose a risk management design for the shipping company PT XYZ using ISO 31000:2018 guidelines. Based on the assessment that has been carried out, 80 risks were identified from four categories; financial, operational, marketing, strategic, with the results showing that 2 risks are in the extreme category, 34 risks are in the high category, 44 risks are in the medium category. In order to protect the company from risk threats and ensure that the company's performance remains optimal based on effective and efficient working principles, it is necessary to apply risk management to the shipping company PT XYZ. PT XYZ adalah perusahaan pelayaran swasta yang bergerak dibidang jasa transportasi laut dan sungai untuk pengangkutan batubara kebutuhan dalam negeri. Tingginya kebutuhan jasa transportasi pengangkutan batubara menjadi modal utama bagi perusahaan untuk terus tumbuh dan berkembang sebagai perusahaan yang berperan dalam sector industry energi skala nasional. Persaingan usaha pada bisnis usaha pelayaran juga semakin meningkat seiring pertumbuhan jumlah armada nasional sehingga perusahaan harus pro aktif dalam menjaga kinerja alat produksi agar dapat menjaga kepuasan dari pengguna jasa. Tujuan dari penelitian yang bersifat kualitatif ini adalah mengusulkan rancangan manajemen risiko perusahaan pelayaran PT XYZ dengan menggunakan pedoman ISO 31000:2018. Berdasarkan asesmen yang telah dilakukan, maka teridentifikasi 80 risiko yang diperoleh dari empat kategori; keuangan, operasional, pemasaran, stratejik, dengan hasil menunjukkan bahwa 2 risiko dengan kategori extreme, 34 risiko dengan kategori high, 44 risiko dengan kategori medium. Dalam rangka melindungi perusahaan dari ancaman risiko serta memastikan kinerja perusahaan tetap optimal yang berlandaskan prinsip kerja efektif dan efisien, maka diperlukan adanya penerapan manajemen risiko pada perusahaan pelayaran PT XYZ.
Rancangan Implementasi Manajemen Risiko Operasional Pada Sekolah Menengah Kejuruan Pariwisata Di Jakarta 2023-2024 Fenny Natalia; Aries Heru Prasetyo
Jurnalku Vol 2 No 4 (2022)
Publisher : PT Wim Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (455.79 KB) | DOI: 10.54957/jurnalku.v2i4.294

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan mengevaluasi risiko operasional, serta mengusulkan perlakuan risiko dan rencana pemantauan dan peninjauan risiko operasional yang teridentifikasi di SMK Jelajah Mandala Jakarta. Merupakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian terapan mengacu pada ISO 31000:2018 dengan menggunakan alat analisis SWOT, FMECA, Diagram Pareto, Peta Risiko, dan Matriks perlakuan risiko. SMK Jelajah Mandala merupakan Sekolah Menengah Kejuruan Pariwisata di Jakarta bernaung dibawah yayasan Tonggak Pendidikan dan Dinas Pendidikan DKI Jakarta. Dari penelitian ini ditemukan 51 risiko operasional yang diidentifikasi dengan 18 risiko prioritas yang dianalisis untuk perlakuan risiko. Dari 18 risiko prioritas yang diidentifikasi, 10 risiko adalah risiko berdampak tinggi dengan probabilitas tinggi sehingga perlu dicegah dan dimitigasi, 3 risiko adalah risiko berdampak rendah dengan probabilitas tinggi sehingga perlu dicegah, dan 5 risiko adalah risiko berdampak tinggi dengan probabilitas rendah sehingga perlu dimitigasi. Melihat urgensi masalah yang ada dan potensi risiko yang teridentifikasi maka rancangan manajemen risiko operasional perlu segera diimplementasikan dan perlu dilakukan kajian lebih lanjut tentang rancangan strategi bisnis dan sistem manajemen sumber daya manusia yang efektif.
Rancangan Manajemen Risiko Korporat Terintegrasi Pada Perusahaan Pertambangan Batu Bara Tahun 2023-2024 Sianitawati Sianitawati; Aries Heru Prasetyo
Jurnalku Vol 2 No 4 (2022)
Publisher : PT Wim Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (440.911 KB) | DOI: 10.54957/jurnalku.v2i4.302

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji rancangan manajemen risiko yang sesuai dengan karakteristik perusahaan pertambangan batubara untuk mencapai visi dan misi perusahaan, serta untuk menciptakan nilai lebih bagi perusahaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian terapan yang mengacu pada ISO 31000, 2018. Objek dari penelitian ini adalah PT Bara Indonesia Tbk, satu dari sepuluh perusahaan tambang terkemuka di Indonesia, yang mempunyai beberapa anak perusahaan pemegang izin usaha pertambangan di Kalimantan dan Sumatera. Dari hasil penilaian risiko, maka diperoleh 105 risiko tingkat korporasi yang terdiri dari 6 risiko stratejik, 67 risiko operasional,15 risiko keuangan dan 17 risiko kepatuhan hukum. Dari analisa risiko, maka diperoleh 35 risiko prioritas yang akan dibuatkan rekomendasi perlakuan risikonya. Dari 35 risiko prioritas tersebut, diperoleh 3 risiko masuk kategori sangat tinggi sehingga perlu untuk dicegah dan dimitigasi, 30 risiko masuk kategori risiko tinggi hingga perlu dimitigasi dan 2 risiko masuk tingkat moderat sehingga perlu di cegah. Dengan adanya ekonomi skala global serta votalitas tinggi dalam industri batubara maka penting bagi perusahaan untuk segera menerapkan sistem manajemen risiko korporat terintegrasi.
Faktor Sukses Kunci Untuk Meningkatkan Kinerja Perusahaan Melalui Manajemen Risiko Basis COSO-2017 Aries Heru Prasetyo
Jurnalku Vol 3 No 3 (2023)
Publisher : PT Wim Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/jurnalku.v3i3.462

Abstract

Penelitian ini berupaya untuk mengidentifikasi faktor sukses kunci dalam meningkatkan kinerja perusahaan melalui penerapan manajemen risiko basis COSO-2017. Metode COSO-2017 dipilih sebagai alat manajemen risiko dalam riset ini setelah melalui beberapa pertimbangan, salah satunya adalah kesesuaian antara karakteristik metode dengan kebutuhan perusahaan akan manajemen risiko. Obyek penelitian ini adalah salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di sektor konstruksi dan properti. Satu hal unik yang ada dalam penelitian ini adalah bahwa kajian dilakukan pada perusahaan yang mengalami kesulitan keuangan, sehingga salah satu indikator efektivitas manajemen risiko adalah ketika sistim mampu menjadi detektor dini dalam mengidentifikasi kerugian yang jauh lebih besar. Alhasil efisiensi dan ketepata biaya menjadi indikator acuannya. Melalui metode penelitian stud kasus, penelitian ini berhasil mengidentifikasi 5 (lima) faktor sukses kunci yakni: pemahaman risiko, struktur organisasi, budaya risiko, kelengkapan dan kesesuaian antara dokumen manajemen risiko dengan karakteristik khusus yang ada dalam industri serta pendampingan yang tepat dalam implementasi manajemen risiko. Kelima faktor tersebut terbukti menjadi kunci sukses bagi perusahaan dalam meningkatkan efektivitas sistim manajemen risikonya demi teraihnya sasaran kinerja dalam jangka menengah maupun panjang. Ketika laporan ini disusun perusahaan masih berusaha untuk menyukseskan restrukturisasinya namun kelima faktor tersebut dapat menjadi referensi bagi perusahaan lain yang menghadapi realitas yang sama. Penelitian ini ditutup dengan agenda berikutnya yakni pengujian secara empiris atas kelima faktor kunci sukses tersebut.
Rancangan Manajemen Risiko Dan Assesmen Risiko Pada PT Pel Berlian Pulau Mandangin Berdasarkan ISO 31000:2018 Leopoldus Donyngajo Salim; Aries Heru Prasetyo
Jurnalku Vol 3 No 3 (2023)
Publisher : PT Wim Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/jurnalku.v3i3.463

Abstract

This research was conducted to examine the design of risk management in accordance with the characteristics of agency services and sea transportation companies in the process of achieving the vision and mission of the company, as well as conducting a risk assessment for the company. This study uses a descriptive qualitative approach with applied research that refers to ISO 31000, 2018. The object of this research is PT Pel Berlian Pulau Mandangin, one of 200 shipping companies in Indonesia. From the results of the risk assessment, 60 corporate-level risks were obtained consisting of 14 financial risks, 19 external event risks, 23 operational risks and 1 strategic risk. From the risk analysis, 31 priority risks will be obtained for which risk treatment recommendations will be made. Of the 31 priority risks, 12 risks are categorized as extreme so that they need to be prevented and mitigated, 19 risks are categorized as high risk that need to be mitigated and 29 risks are categorized as moderate so they need to be prevented. With the global economy of scale and high volatility in the coal industry, it is important for companies to immediately implement an integrated corporate risk management system. Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji rancangan manajemen risiko yang sesuai dengan karakteristik perusahaan jasa keagenan dan angkutan laut dalam proses tercapainya visi dan misi dari perusahaan, serta melakukan asesmen risiko bagi perusahaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian terapan yang mengacu pada ISO 31000, 2018. Objek dari penelitian ini adalah PT Pel Berlian Pulau Mandangin, satu dari 200 perusahaan pelayaran yang ada di Indonesia.  Dari hasil penilaian risiko, maka diperoleh 60 risiko tingkat korporasi yang terdiri dari 14 risiko financial, 19 risiko kejadian eskternal, 23 risiko operasional dan 1 risiko strategis. Dari analisa risiko, maka diperoleh 31 risiko prioritas yang akan dibuatkan rekomendasi perlakuan risikonya. Dari 31 risiko prioritas tersebut, diperoleh 12 risiko masuk kategori ekstrim sehingga perlu untuk dicegah dan dimitigasi, 19 risiko masuk kategori risiko tinggi hingga perlu dimitigasi dan 29 risiko masuk tingkat moderat sehingga perlu di cegah. Dengan adanya ekonomi skala global serta votalitas tinggi dalam industri batubara maka penting bagi perusahaan untuk segera menerapkan sistem manajemen risiko korporat terintegrasi.