This Author published in this journals
All Journal Sari Pediatri
Tetty Yuniati
Departemen Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran/Rumah Sakit Dr. Hasan Sadikin, Bandung

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan antara Hipokalsemia dan Prognosis Buruk pada Sepsis Neonatal Hermawan Hermawan; Tetty Yuniati; Aris Primadi
Sari Pediatri Vol 16, No 6 (2015)
Publisher : Badan Penerbit Ikatan Dokter Anak Indonesia (BP-IDAI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (75.764 KB) | DOI: 10.14238/sp16.6.2015.421-6

Abstract

Latar belakang. Sepsis neonatal merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas padaneonatus. Pasien sakit kritis, terutama kondisi sepsis, sering dilaporkan terjadi gangguan regulasi kalsiumberupa hipokalsemia.Tujuan. Mengetahui hubungan antara hipokalsemia dengan prognosis buruk sepsis neonatal.Metode. Penelitian dengan desain potong lintang dilaksanakan bulan Maret–Mei 2014 di RS Dr. HasanSadikin Bandung, dan RS Kota Bandung. Subjek neonatus cukup bulan usia <28 hari yang memenuhikriteria sepsis neonatal, yaitu terdapat dua atau lebih kriteria systemic inflammatory response syndrome (SIRS)disertai bukti tanda infeksi berupa hasil kultur darah positif atau tersangka infeksi. Pemeriksaan kadar ionkalsium darah dilakukan saat hari pertama perawatan.Hasil. Terdapat 40 subjek yang memenuhi kriteria inklusi, faktor yang berhubungan dengan prognosis buruk,yaitu kadar ion kalsium (p=0,012), onset sepsis (p=0,002), dan berat badan bayi (p=0,045). Analisis denganmetode regresi logistik ganda menunjukkan faktor risiko kejadian prognosis buruk pada sepsis neonatal adalahhipokalsemia (p=0,015; POR 36,17; IK95% 2,01–650,19), sepsis awitan lanjut (p=0,003; POR 44,86; IK95% 3,66–549,98), dan berat badan <2500 gram (p=0,032; POR 12,21; IK95% 1,35–110,29).Kesimpulan. Terdapat hubungan antara hipokalsemia dan prognosis buruk pada sepsis neonatal (p<0,05).