This Author published in this journals
All Journal Sari Pediatri
Rudy Susanto
Bagian Ilmu Kesehatan Anak FK Universitas Diponegoro/RSUP Dr. Kariadi Semarang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Deferasirox Terhadap Kadar T4 dan TSH Pada B-Thalassemia Mayor dengan Kadar Ferritin Tinggi Dewi Ratih P; Rudy Susanto; Bambang Sudarmanto
Sari Pediatri Vol 12, No 6 (2011)
Publisher : Badan Penerbit Ikatan Dokter Anak Indonesia (BP-IDAI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (85.85 KB) | DOI: 10.14238/sp12.6.2011.433-9

Abstract

Latar belakang. Iron overload pada pasien 􀁂-thalassemia mayor terjadi akibat transfusi berulang.Pengendapan besi terjadi terutama di jantung, hati dan kelenjar endokrin. Prevalensi hipotiroid akibattoksisitas besi pada pasien 􀁂-thalassemia berkisar 0-35%. Terapi kelasi besi seperti deferasirox sangatefektif menurunkan kandungan besi. Diharapkan timbunan besi pada kelenjar tiroid berkurang, sehinggadisfungsi tiroid tidak terjadi.Tujuan. Membuktikan dan menganalisis pemberian deferasirox pada pasien 􀁂-thalassemia mayor dengankadar ferritin yang tinggi akan menaikkan kadar T4 dan menurunkan kadar TSH serum.Metode. Penelitian pre dan post test desain dilakukan antara bulan September 2009-Maret 2010 terhadappasien 􀁂-thalassemia mayor yang mendapat transfusi berulang di bangsal thalassemia anak RS Dr. KariadiSemarang. Kadar ferritin, T4 dan TSH diperiksa pada awal penelitian dan 6 bulan setelah pemberiandeferasirox. Pemeriksaan ferritin, T4 dan TSH menggunakan alat Vidas® dengan metode ELFA. Analisisstatistik yang digunakan adalah uji t-berpasangan.Hasil. Subyek penelitian 20 orang yang memenuhi kriteria inklusi.Hipotiroidisme ditemukan sekitar 20%.Rerata kadar ferritin setelah 6 bulan lebih rendah dibanding awal penelitian, namun perbedaan tersebuttidak bermakna (I : 1182,7±53,64 dan II : 1182,3±48,42; p=1,0). Rerata kadar T4 tidak berbeda bermaknasetelah 6 bulan pemberian deferasirox (I : 91,8±22,37 dan II : 88,6±20,46 ; p=0,5). Dua pasien dengankadar TSH yang awalnya tinggi menjadi normal, namun penurunan tersebut tidak berbeda bermaknasecara statistik (p=0,2).Kesimpulan. Tidak ada perubahan kadar T4 dan TSH pada pasien 􀇃-thalassemia mayor dengan ferritintinggi yang mendapat deferasirox per oral.