This Author published in this journals
All Journal Sari Pediatri
Yose M. Pangestu
Bagian Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi/RSU Prof. R. D. Kandou, Manado

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perbandingan Kadar Gula Darah Puasa pada Anak Obes dengan Resistensi Insulin dan Tanpa Resistensi Insulin Yose M. Pangestu; Antolis Antolis; Vivekenanda Pateda; Kristellina T; Sarah M. Salendu Warouw
Sari Pediatri Vol 15, No 3 (2013)
Publisher : Badan Penerbit Ikatan Dokter Anak Indonesia (BP-IDAI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14238/sp15.3.2013.161-6

Abstract

Latar belakang. Obesitas pada anak semakin banyak terjadi pada usia sekolah. Anak obes berisiko terjadi diabetes mellitus tipe-2 di kemudian hari. Peningkatan kadar gula darah puasa anak obes terutama yang mengalami resistensi insulin.Tujuan. Mengetahui perbedaan kadar gula darah puasa pada anak obes dengan resistensi insulin dibanding anak obes tanpa resistensi insulin.Metode. Dilakukan penelitian dengan menggunakan metode penelitian analitik observasional dengan pendekatan potong lintang.Hasil. Didapatkan 54 anak obes, rerata usia 12,2 (11,9-12,5) tahun. Tigapuluh empat (63%) anak mengalami resistensi insulin, di antaranya 23 (67,6%) berjenis kelamin laki-laki. Rerata kadar gula darah puasa anak obes dengan resistensi insulin lebih tinggi bermakna dibanding anak obes tanpa resistensi insulin 5,08 (4,9-5,2) mmol/L vs 4,79 (4,6-4,9) mmol/L (p<0,003).Kesimpulan. Anak obes dengan resistensi insulin memiliki kadar gula darah puasa lebih tinggi dibanding anak obes tanpa resistensi insulin.
Hubungan Kadar 25-Hydroksivitamin D dan High Molecular Weight Adiponectin pada Remaja Obes Yose M. Pangestu; Sarah M. Salendu Warouw; Suryadi N.N. Tatura
Sari Pediatri Vol 17, No 1 (2015)
Publisher : Badan Penerbit Ikatan Dokter Anak Indonesia (BP-IDAI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14238/sp17.1.2015.64-70

Abstract

Latar belakang. Obesitas pada remaja berkaitan dengan obesitas dan morbiditas pada orang dewasa. Strategi preventif efektifmencegah perkembangan obesitas dan morbiditas masih terbatas. Hasil studi penilaian peran 25-hydroksivitamin D (25(OH)D)terhadap obesitas dan morbiditas yang diperantarai adiponektin masih inkonklusif. Saat ini, diketahui molekul HMW adiponektinbukan adiponektin total yang berkaitan erat dengan morbiditas obesitas.Tujuan. Mengetahui hubungan antara kadar 25(OH)D dan HMW adiponektin pada remaja obes.Metode. Penelitian potong lintang pada remaja obesitas sehat berusia 10-18 tahun. Defisiensi kadar vitamin D bila <20 ng/mLdan normal bila >30ng/mL. Hubungan variabel dinilai menurut uji korelasi Pearson (p<0,05). Uji regresi linear dilakukan untukmendapatkan persamaan parametrik.Hasil. Empat puluh empat remaja obes terdiri atas 41% laki-laki dan 59% perempuan, rerata usia 14,05 (SB 2,08) tahun. Remaja yangmengalami insufisiensi vitamin D 34% dan 64% terjadi defisiensi vitamin D. Kadar 25(OH)D dan HMW adiponektin remaja obeslaki-laki tidak berbeda bermakna dibanding remaja obes perempuan (p=0,112 dan p=0,174). Kadar 25(OH)D yang semakin rendahakan dijumpai pula kadar HMW adiponektin yang semakin rendah dengan hubungan yang bermakna (r= 0,416; p=0,002).Kesimpulan. Semakin rendah kadar 25(OH)D maka akan semakin rendah pula kadar HMW adiponektin pada remaja obes.