This Author published in this journals
All Journal Sari Pediatri
Lily Rahmawati
Kepala Subbagian Endokrinologi. Bagian Ilmu Kesehatan Anak FK USU/RS HAM

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Ukuran Besar Testis Anak Laki-laki pada Saat Awitan Pubertas Hakimi Hakimi; Charles D. Siregar; Melda Deliana; Lily Rahmawati
Sari Pediatri Vol 7, No 2 (2005)
Publisher : Badan Penerbit Ikatan Dokter Anak Indonesia (BP-IDAI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.311 KB) | DOI: 10.14238/sp7.2.2005.68-72

Abstract

Latar belakang: data memperlihatkan terjadi perubahan usia awitan pubertas pada anaklaki-laki dalam beberapa dekade belakangan ini. Hal ini mungkin disebabkan adanyaperbaikan kondisi sosioekonomi, status gizi, kesehatan umum dalam jangka waktutertentu tersebut. Perubahan tersebut mungkin juga mempengaruhi ukuran testis padasaat awitan pubertas anak laki-laki.Tujuan: untuk mengetahui gambaran besar testis anak laki-laki pada saat awitan pubertas.Metoda: penelitian cross sectional pada anak laki-laki di beberapa sekolah SD/ SLTP,dilakukan pada bulan Februari 2004 di kota Medan. Sampel penelitian diambil secarasystematic random sampling. Pemeriksaan ukuran testis dilakukan dengan caraorkidometer Prader.Hasil: diperoleh jumlah subjek 122 orang anak, besar testis anak laki-laki pada saatawitan pubertas dimulai pada ukuran nomor 4 sampai 12. Dijumpai besar testis terbanyakpada ukuran nomor 8 (37,3%) dan 12 (1,6%). Kelompok umur 9-10 tahun memulaiawitan pubertas pada ukuran testis nomor 4, umur 11-12 tahun pada nomor 5, danumur 13-14 tahun memulai pada nomor 6. Pada anak dengan obesitas memulai awitanpubertas pada ukuran testis nomor 5, status gizi lebih pada nomor 6, status gizi baik,sedang, kurang dan buruk masing-masing pada nomor 4.Kesimpulan: besar testis anak laki-laki pada saat awitan pubertas dimulai ukuran nomor4 sampai 12, dan besar testis terbanyak sesuai ukuran orkidometer Prader nomor 8.Kelompok umur yang lebih tua dan status gizi lebih baik memulai awitan pubertas padaukuran testis lebih besar.