This Author published in this journals
All Journal Sari Pediatri
Pramita G. Dwipoerwantoro
Departemen Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia/RS Dr. Cipto Mangunkusumo, Jakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Defisiensi Zinc Sebagai Salah Satu Faktor Risiko Diare Akut Menjadi Diare Melanjut Dede Lia Marlia; Pramita G. Dwipoerwantoro; Najib Advani
Sari Pediatri Vol 16, No 5 (2015)
Publisher : Badan Penerbit Ikatan Dokter Anak Indonesia (BP-IDAI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (109.74 KB) | DOI: 10.14238/sp16.5.2015.299-306

Abstract

Latar belakang. Diare masih merupakan penyebab morbiditas dan mortalitas yang cukup tinggi pada anak,dan efeknya akan meningkat pada diare melanjut. Ekskresi yang meningkat dan malnutrisi menimbulkandefisiensi makro dan mikronutrien, defisiensi zinc merupakan salah satu penyebabnya.Tujuan. Mengetahui apakah defisiensi zinc merupakan faktor risiko diare akut menjadi diare melanjut.Metode. Penelitian uji potong lintang dilakukan di RSCM dan tiga rumah sakit umum daerah pada anakusia >1–60 bulan yang mengalami diare akut kurang dari 7 hari. Dilakukan anamnesis, pemeriksaan fisik,dan pemeriksaan kadar zinc serum.Hasil. Analisis dilakukan pada 99 subjek. Usia terbanyak 12-36 bulan, perbandingan laki-laki perempuan1,3:1. Prevalensi defisiensi zinc adalah 20,2%. Insiden diare melanjut 25,3%. Tidak terdapat hubunganantara defisiensi zinc dengan usia, status nutrisi, riwayat diare berulang, pendidikan ibu, dan pendapatanorangtua. Defisiensi zinc bukan merupakan faktor risiko diare akut menjadi diare melanjut RR 1,82 (IK95%0,633-5,260; p=0,261). Riwayat diare berulang merupakan faktor risiko diare akut menjadi diare melanjutRR 3,4 kali (IK95% 1,3-9,5; p=0,013).Kesimpulan. Defisiensi zinc bukan merupakan faktor risiko diare akut menjadi diare melanjut. Riwayat diareberulang berisiko untuk terjadinya diare akut menjadi diare melanjut