This Author published in this journals
All Journal Sari Pediatri
Noenoeng Rahajoe
Bagian Ilmu Kesehatan Anak FKUI-RSCM

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Sinobronkitis pada Anak Noenoeng Rahajoe
Sari Pediatri Vol 2, No 3 (2000)
Publisher : Badan Penerbit Ikatan Dokter Anak Indonesia (BP-IDAI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14238/sp2.3.2000.146-54

Abstract

Batuk kronik berulang (BKB) merupakan masalah yang sering dijumpai dalam prakteksehari-hari di bidang kesehatan anak. Batuk kronik berulang adalah batuk yangberlangsung hampir tiap hari minimal 2 minggu berturut-turut dan atau berulang palingsedikit 3 episode dalam 3 bulan. Seluruh bagian dari sistem respiratorik - mulai darihidung hingga paru - merupakan satu kesatuan fungsional. Gangguan saluran napasatas dapat menyebabkan atau disertai dengan gangguan saluran napas bawah dansebaliknya. Ada hubungan timbal balik antara sinusitis dengan bronkitis, yang disebutsebagai sinobronkitis, bronkosinusitis, atau sindrom sinobronkial. Sinobronkitis dapatmengenai pasien dewasa maupun anak. Sinusitis adalah proses inflamasi pada mukosasinus paranasalis yang disebabkan oleh infeksi maupun non infeksi. Dalam patofisiologisinusitis ada 3 hal yang berperan yaitu (1) patensi ostium, (2) fungsi mukosilier, dan (3)kualitas sekret. Patogenesis sinusitis umumnya berhubungan dengan sumbatan padaostium, yang didahului oleh infeksi (virus, bakteri, atau jamur), alergi, atau kelainananatomi. Berbeda dengan orang dewasa, gejala sinusitis pada anak tidak khas. Kumanpatogen pada anak sama dengan yang didapatkan pada orang dewasa, yaitu Streptococcuspneumoniae, Haemophilus influenzae, dan Moraxella catharrhalis. Sinusitis seringmengikuti infeksi saluran napas atas akut oleh virus. Sinusitis sering didapatkan bersamadengan asma, hal ini dikaitkan dengan adanya postnasal drip, peningkatan blokadeadregenik beta, atau refleks nasobronkial melalui saraf vagus. Kelainan radiologis yangdapat ditemukan pada sinusitis adalah air fluid level, perselubungan, atau penebalanmukosa. Walaupun belum ada penelitian tersamar ganda dengan kelompok kontrol,namun antibiotik yang dapat digunakan untuk mengobati sinusitis adalah amoksisilin,amoksisilin-klavulanat, kotrimoksazol, eritromisin-sulfisoksazol, atau sefalosporin, selamaminimal 3 minggu.