This Author published in this journals
All Journal Sari Pediatri
Partini Pudjiastuti T
Divisi Nefrologi. Departemen Ilmu Kesehatan Anak FKUI-RSCM.

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Sindrom Nefrotik Sekunder pada Anak Dengan Limfoma Hodkin Partini Pudjiastuti T; Djajadiman Gatot
Sari Pediatri Vol 8, No 1 (2006)
Publisher : Badan Penerbit Ikatan Dokter Anak Indonesia (BP-IDAI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14238/sp8.1.2006.37-42

Abstract

Sindrom nefrotik sekunder ialah sindrom nefrotik yang berhubungan dengan penyakitatau kelainan sistemik, seperti keganasan. Diantara keganasan tersebut adalah penyakitHodgkin yang ditandai dengan limfadenopati. Beberapa kasus datang dengan gejalayang tidak biasa, di antaranya adalah sindrom nefrotik (0,4%). Sindrom nefrotik dapatmerupakan salah satu sindrom paraneoplastik yaitu kumpulan sindrom klinis yangmenyertai penyakit keganasan, yang timbul akibat efek sistemik keganasan tersebutnamun bukan akibat metastasis. Laporan kasus ini membahas tentang sindrom nefrotiksekunder sebagai manifestasi sindrom paraneoplastik pada pasien limfoma Hodgkin.Seorang anak laki-laki berusia 5 tahun datang ke poliklinik Hematologi-OnkologiDepartemen Ilmu Kesehatan Anak FKUI/RS Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM) dengankeluhan bengkak di seluruh tubuh dengan oliguria. Diagnosis limfoma Hodgkin telahditegakkan satu bulan sebelumnya, berdasarkan pemeriksaan patologi anatomi. Tumorprimer berada di kuadran kanan bawah rongga abdomen, serta didapatkan pembesarankelenjar getah bening, soliter, di daerah inguinal kanan. Pemeriksaan laboratoriummenunjukkan adanya anemia, peningkatan laju endap darah (LED), proteinuria masif,hipoalbuminemia, hiperkolesterolemia, dan fungsi ginjal yang normal. Pemeriksaanfoto toraks, CT-scan abdomen, aspirasi sumsum tulang, tes sitologi terhadap urin dancairan serebrospinal, tidak menunjukkan adanya metastasis jauh. Pasien didiagnosissebagai sindrom nefrotik sekunder dan penyakit Hodgkin stadium 2. Pasien mendapatterapi berupa furosemid, infus albumin, prednison, dan sitostatik, yang terdiri darisiklofosfamid, vinkristin, etoposid, doxorubisin, bleomisin serta vinblastin.