Ernah Ernah
Departemen Sosial Ekonomi Pertanian Universitas Padjadjaran

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

STRATEGI PENGEMBANGAN AGRIBISNIS BUAH CIPLUKAN (Physalis peruviana) DI WAAIDA FARM, JAWA BARAT Muhammad Kemalvin Akbar Nugraha; Ernah Ernah
Agricore: Jurnal Agribisnis dan Sosial Ekonomi Pertanian Unpad Vol 3, No 2 (2018): Agricore: Jurnal Agribisnis dan Sosial Ekonomi Pertanian
Publisher : Departemen Sosial Ekonomi Faperta Unpad

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (233.638 KB) | DOI: 10.24198/agricore.v3i2.20664

Abstract

ABSTRAKWaaida Farm merupakan perusahaan pionir agribisnis ciplukan berjenis Physalis peruviana di Indonesia. Waaida Farm mulai fokus untuk membudidayakan ciplukan karena melihat besarnya peluang pasar ciplukan di Indonesia. Namun sejauh ini Waaida Farm baru mampu memenuhi permintaan dari Pulau Jawa disebabkan oleh produksi yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan solusi mengenai strategi pengembangan agribisnis ciplukan berdasarkan analisis faktor internal dan eksternal yang dapat dilakukan di Waaida Farm. Penelitian dilakukan dengan desain deskriptif kualitatif dan teknik penelitian studi kasus. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan studi literatur. Dalam menentukan strategi pengembangan yang tepat, diperlukan analisis matriks IFAS, EFAS, IE, SWOT dan QSP. Hasil analisis SWOT menghasilkan lima rumusan strategi yang dapat diterapkan oleh Waaida Farm. Hasil analisis matriks QSP menghasilkan prioritas strategi yang tepat untuk diterapkan oleh Waaida Farm yaitu menginvestasikan profit perusahaan untuk pembelian boks pendingin yang berguna untuk mengatasi kekurangan produksi di periode tertentu dan meningkatkan angka penjualan. Kata kunci: Ciplukan, Strategi Pengembangan Agribisnis, SWOT, QSPM.ABSTRACTWaaida Farm is a pioneer company of agribusiness of Physalis peruviana “ciplukan” in Indonesia. Waaida Farm started its cultivation of “ciplukan” with the considerations of “ciplukan” that has a big market opportunity. However, Waaida Farm could just fulfill the demand from Java so far because of its low production. The object of this research is to give a solution regarding the agribusiness developing strategy of “ciplukan” based on internal and external factors analysis which can be done at Waaida Farm. This research uses descriptive-qualitative design and study case research technique. Data collecting method used in this research is through interview and literature study. In needs to find the right developing strategy, there needs to be a matrix analysis of IFAS, EFAS, IE, SWOT and QSP. The SWOT analysis resulted five strategy formulations that can be implemented at Waaida Farm. The matrix QSP analysis resulted the right priority strategy for Waaida Farm, that is to invest the company’s profit for purchasing cooler boxes to overcome production shortages in certain periods and to increase the number of sales.Keywords: “Ciplukan”, Agribusiness Developing Strategy, SWOT, QSPM.
KAJIAN SOSIAL LINGKUNGAN PERKEBUNAN KELAPA SAWIT BERKELANJUTAN BERDASARKAN ISPO DI PTPN VIII TAMBAKSARI SUBANG JAWA BARAT Prisman Andri Lesmana Sihombing; Ernah Ernah
Agricore: Jurnal Agribisnis dan Sosial Ekonomi Pertanian Unpad Vol 3, No 2 (2018): Agricore: Jurnal Agribisnis dan Sosial Ekonomi Pertanian
Publisher : Departemen Sosial Ekonomi Faperta Unpad

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.863 KB) | DOI: 10.24198/agricore.v3i2.20665

Abstract

 ABSTRAK.Kelapa sawit adalah komoditas yang paling banyak dibudidayakan di Indonesia, hal ini dikarenakan tingginya permintaan pasar international akan minyak nabati. Fenomena ini menimbulkan dampak negatif pada aspek sosial dan lingkungan. Untuk mengatasi hal tersebut, pemerintah mengeluarkan kebijakan yang dikenal dengan ISPO (Indonesian Sustainable Palm Oil) standard, yaitu prinsip dan kriteria untuk perkebunan kelapa sawit di Indonesia yang dibuat sebagai bentuk perwujudan peraturan perundang – undangan dan dukungan Pemerintah Republik Indonesia untuk mewujudkan perkebunan kelapa sawit yang berkelanjutan dan ramah lingkungan. PTPN VIII Kebun Tambaksari adalah salah satu perusahaan perkebunan kelapa sawit yang telah menerapkan standard ISPO dalam pengelolaan perkebunannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji sejauh mana pemenuhan aspek sosial dan lingkungan perkebunan kelapa sawit berdasarkan ISPO di PTPN VIII Tambaksari Subang Jawa Barat. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis deskrptif kualitatif. Hasil survey menunjukkan bahwa PTPN VIII Tambaksari telah memenuhi hampir semua indikator aspek sosial dan lingkungan sebagaimana yang tercantum dalam Prinsip ISPO.Kata Kunci: Kelapa Sawit, ISPO, Keberlanjutan, PerkebunanABSTRACTPalm oil is the most cultivated commodity in Indonesia, this is due to the high international market demand for vegetable oil. This phenomenon has a negative impact on social and environmental aspects. To overcome this, the government issued a policy known as the Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) standard, namely the principles and criteria for oil palm plantations in Indonesia which were made as a manifestation of legislation and the support of the Government of the Republic of Indonesia to realize oil palm plantations that sustainable and environmentally friendly. PTPN VIII Tambaksari Gardens is one of the oil palm plantation companies that has implemented the ISPO standard in managing their plantations. This study aims to examine the extent of fulfillment of the social and environmental aspects of oil palm plantations based on ISPO at Tambaksari Subang VIII West Java. The research method used is qualitative descriptive analysis. The survey results show that PTPN VIII Tambaksari has fulfilled almost all indicators of social and environmental aspects as stated in the ISPO Principles.Keywords: Palm Oil, ISPO, Sustainability, Estate