BAMBANG SUNANDAR
150120160507

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Tingkat Adopsi Tanam Jajar Legowo 2:1 Pada Petani Padi di Kabupaten Purwakarta BAMBANG SUNANDAR
Agricore: Jurnal Agribisnis dan Sosial Ekonomi Pertanian Unpad Vol 4, No 2 (2019): Agricore: Jurnal Agribisnis dan Sosial Ekonomi Pertanian
Publisher : Departemen Sosial Ekonomi Faperta Unpad

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/agricore.v4i2.26525

Abstract

Sistem tanam jajar legowo 2:1 merupakan inovasi pada tanaman padi yang mampu meningkatkan produktivitas tanaman padi melalui peningkatan populasi tanaman dengan pengaturan jarak tanam. Penyebarluasan inovasi tersebut telah banyak dilakukan melalui program-program pemerintah, tetapi dalam lima tahun terakhir produktivitas padi di Kabupaten Purwakarta masih rendah dan penerapan inovasi tanam jajar legowo 2:1 masih rendah. Penelitian in bertujuan untuk mengetahui tingkat adopsi inovasi tanam jajar legowo 2:1 di Kabupaten Purwakarta. Penelitian ini menggunakan design kuantitatif dengan metode survei. Jumlah responden 130 orang diambil melalui teknik pengambilan sampel yang dilakukan pada populasi yang heterogen dan berstrata dengan mengambil sampel dari tiap-tiap sub populasi yang jumlahnya disesuaikan dengan jumlah anggota dari masing-masing sub populasi secara acak. Data dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Tingkat adopsi petani terhadap inovasi tanam jajar legowo 2:1 di Kabupaten Purwakarta pada tahap pengetahuan adalah 63,1% (tinggi), tahap pembujukan 58.8% (sedang), tahap pengambilan keputusan 85,4% (sangat tinggi), tahap implementasi 43,8% (sedang), dan tahap konfirmasi 64,1% (tinggi). Tingkat adopsi pada setiap tahapan tersebut menggambarkan bahwa petani padi di Kabupaten Purwakarta berada pada kategori adopsi early majority artinya mereka akan berkompromi secara hati-hati sebelum membuat keputusan dalam mengadopsi inovasi tanam jajar legowo 2:1.