Budi Tri Siswanto
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGEMBANGAN PROGRAM PENYELENGGARAAN WORK-BASED LEARNING PADA PENDIDIKAN VOKASI DIPLOMA III OTOMOTIF Budi Tri Siswanto
Prosiding APTEKINDO Tahun 2010
Publisher : FTK Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan vokasi adalah pendidikan yang mempersiapkan lulusannya untuk bekerja. Kemitraanantara institusi pendidikan dengan dunia usaha/industri dalam pengelolaan pendidikan vokasimerupakan keniscayaan. Konsep-konsep pembelajaran pendidikan vokasi dengan pendekatanExperiential Learning (EL) dan Contextual Teaching and Learning (CTL) merupakan wacana danpraksis yang harus terus dikembangkan. Dengan demikian penerapan pendekatan pembelajarandengan problem-based learning, cooperative learning, project-based learning, service learning,dan work-based learning terus senantiasa harus dikembangkan.Pengembangan pembelajaran dengan berbagai pendekatan diatas harus dilakukan oleh parapengelola pendidikan vokasi dan industri agar kualitas lulusannya sesuai tuntutan pasar kerja.Tantangan dunia kerja dengan kompetensi kerja yang makin tinggi seiring kemajuan teknologi dandinamika tempat kerja menuntut institusi pendidikan vokasi mampu mengantisipasi dan menghadapiperubahan yang terjadi dengan memanfaatkan berbagai kapabilitas yang ada. Institusi pendidikanvokasi sebagai penyiap dan penyedia calon tenaga kerja, harus dapat memanfaatkan sumberdayayang dimiliki dan jaringan sumber-sumber kemitraan dengan pihak luar secara efektif, untukakumulasi sumber daya penyelenggaraan.Kemitraan dalam penyelenggaraan pendidikan vokasi antara institusi pendidikan danindustri/dunia kerja merupakan karakter utama pendidikan vokasi. Sinergi kerjasama antar fungsi danantar organisasi dapat melahirkan ide-ide baru dalam penyelenggaraan pendidikan vokasi. Institusidengan budaya yang inovatif menjadi dukungan bagi tim manajemen pengelola dalam memanfaatkankapabilitas sumber daya internal dan eksternal untuk meningkatkan kualitas lulusan. Pengembanganprogram work-based learning pada pendidikan diploma III Otomotif dengan berbagai penyediapelatihan di berbagai Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) dapat dijadikan sebagai terobosandalam pendidikan vokasi.Kata kunci: pengembangan program, work-based learning, pendidikan vokasi, praktik industri, WBLBerasrama-Terpadu
Model penyelenggaraan work-based learning pada pendidikan vokasi Diploma III Otomotif Budi Tri Siswanto
Jurnal Pendidikan Vokasi Vol. 2 No. 1 (2012)
Publisher : ADGVI & Graduate School of Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1168.568 KB) | DOI: 10.21831/jpv.v2i1.1013

Abstract

Penelitian bertujuan: (1) menemukan model penyelenggaraan work-based learning pada pendidikan vokasi program Diploma III Otomotif yang dapat meningkatkan kualitas hasil belajar; (2) mengetahui luaran penyelenggaraan work-based learning dengan model yang dikembangkan. Penelitian R&D dan eksperimen ini dilaksanakan di beberapa pusdiklat/training center berbagai APM (Agen Pemegang Merek) Otomotif di Jakarta, Karawang, Tangerang, dan Bekasi. Populasi penelitian: seluruh mahasiswa Diploma III program studi Teknik Otomotif yang melaksanakan program pengalaman lapangan/praktik industri di provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah. Dua kelompok mahasiswa sebagai sampel penelitian berjumlah 100 mahasiswa ditentukan dengan teknik purposive sampling yang meliputi 3 PTN dan 3 PTS di DIY dan Jawa Tengah. Eksperimen dilaksanakan dengan rancangan faktorial 2 x 1. Validasi isi dilakukan dengan expert judgement dan analisis faktor dan reliabilitas butir dengan formula Alpha Cronbach dan KR-20. Data dianalisis dengan analisis deskriptif, korelasi, regresi, jalur, uji-t dengan bantuan program SPSS.17 dan Structural Equation Modeling (SEM) dengan bantuan program LISREL 8.80, taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) model WBL Rolling Terpadu cocok digunakan dalam penyelenggaraan program work-based learning Diploma III Otomotif untuk meningkatkan kualitas hasil belajar; (2) luaran (output) dari model WBL Rolling Terpadu yaitu: pengetahuan mekanik otomotif, sikap profesional, kesiapan mental kerja, dan kemandirian mahasiswa pada kelas model lebih tinggi secara signifikan dibanding kelas konvensional. WORK-BASED LEARNING IMPLEMENTATION MODEL IN AUTOMOTIVE DIPLOMA III VOCATIONAL EDUCATIONAbstractThis research was aimed at: (1) finding the work-based learning implementation model in Automotive Diploma III program, (2) revealing the WBL performance outputs. R&D and experimental research was conducted at several training centers of automotive authorized dealer agencies or (APM) in Jakarta, Karawang, Tangerang, Bekasi. The population were students of Automotive Diploma III study program who were trained in industrial attachment program in Central Java and Yogyakarta Special State provinces. Two groups of 100 students as subject with purposive sampling techniques. Experiment was conducted with 2x1 factorial design. Validity was examinded by expert judgment and by factors analysis. Cronbach's Alpha formula and KR-20 were used to examine the reliability. Data were analyzed by correlation, multiple regression, path, and t-test with SPSS ver.17. Goodness of Fit model were tested by Structural Equation Modeling (SEM) with LISREL 8.80. The results show that (1) WBL Rolling Terpadu model is fit to improve performance outputs in the implementation Automotive Diploma III work-based learning program, (2) outputs of WBL Rolling Terpadu model are initial automotivemechanic knowledge, professional attitude, work mentally readiness, and personality attitude. These outputs of the experimental group in student work-based learning performance are higher than that of control group.