Dea Ayuningtyas Abdul Wahid
Universitas Pancasakti Tegal

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS KESALAHAN SISWA SECARA PROSEDURAL DALAM MENYELESAIKAN SOAL TRANSFORMASI GEOMETRI Dea Ayuningtyas Abdul Wahid; Eleonora Dwi Wahyuningsih; Paridjo Paridjo
JIPMat Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jipmat.v6i1.8125

Abstract

Tujuan penelitian : (1) Apa saja jenis kesalahan yang dilakukan siswa dalam menyelesaikan soal matematika materi transformasi geometri berdasarkan kesalahan prosedural, (2) Apa saja faktor yang menyebabkan siswa melakukan kesalahan dalam menyelesaikan soal matematika pada materi transformasi geometri berdasarkan kesalahan prosedural. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengambilan subjek diambil sebanyak 6 subjek yaitu masing-masing 2 subjek dengan kemampuan tinggi, 2 subjek dengan kemampuan sedang dan 2 subjek dengan kemampuan rendah. Teknik pengumpulan data menggunakan dokumentasi dan tes. Sebelum soal tes diberikan kepada siswa, terlebih dahulu soal tes diajukan kepada validator ahli untuk dinilai kevalidan logisnya. Hasil penelitian menunjukkan : indikator kesalahan prosedural yaitu 1. Ketidakteraturan langkah-langkah dalam menyelesaikan soal matematika, 2. Tidak tepat dalam perhitungan, 3. Tidak melanjutkan langkah penyelesaian secara hirarki, 4. Kurang tepatnya penggunaan simbol-simbol. (1) subjek Tinggi 1 tidak memenuhi 4 indikator kesalahan prosedural, subjek Tinggi 2 memenuhi 1 indikator kesalahan prosedural yaitu indikator 3, subjek Sedang 1 dan Sedang 2 memenuhi 2 indikator kesalahan prosedural yaitu indikator 3 dan 4, subjek Rendah 1 memenuhi 3 indikator kesalahan prosedural yaitu indikator 2, 3 dan 4 dan subjek Rendah 2 memenuhi 4 indikator kesalahan prosedural, (2) faktor yang menyebabkan siswa melakukan kesalahan prosedural yaitu tidak terbiasa menuliskan hal yang diketahui dan ditanyakan, tidak dapat menghitung dengan tepat, lupa untuk menuliskan hasil akhir yang diperoleh dan bingung dengan simbol yang harus dituliskan.