Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan pengaruh Model Problem Based Learning terhadap keterampilan berpikir kritis ditinjau dari gaya kognitif. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan pretest - posttest nonequivalent control group. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas X MIPA SMA Negeri 1 Bebandem Tahun Pelajaran 2017/2018 sebanyak 136 siswa. Sampel penelitian ini diambil menggunakan teknik group random sampling, 4 (empat) kelas ditentukan sebagai sampel dan dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Data gaya kognitif dikumpulkan dengan angket, dan data keterampilan berpikir kritis dikumpulkan dengan tes. Analisis data menggunakan uji statistik Anava dengan taraf signifikansi 5 % dan dilanjutkan dengan uji LSD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1) terdapat perbedaan keterampilan berpikir kritis antara siswa yang belajar dengan model problem based learning dan siswa yang belajar dengan model direct instruction (p<0,05), (2) terdapat perbedaan keterampilan berpikir kritis antara kelompok siswa yang memiliki gaya kognitif field independent dan siswa yang memiliki gaya kognitif field dependent (p<0,05), (3) terdapat pengaruh interaksi antara model pembelajaran dan gaya kognitif terhadap keterampilan berpikir kritis siswa (p<0,05), (4) terdapat perbedaan keterampilan berpikir kritis antara siswa yang mengikuti model problem based learning dan siswa yang mengikuti model direct instruction pada siswa dengan gaya kognitif field independent (p<0,05); Uji LSD (p<0,05); (5) tidak terdapat perbedaan keterampilan berpikir kritis antara siswa yang mengikuti model problem based learning dan siswa yang mengikuti model pada siswa dengan gaya kognitif field dependent (p>0,05); Uji LSD (p>0,05).kata kunci: model problem based learning, keterampilan berpikir kritis dan gaya kognitif.