Surana Surana
FBS Unesa

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

INFERENSI DAN PROBLEMATIKA PEMBELAJARAN ANALISIS WACANA Surana Surana
FKIP e-PROCEEDING 2017: SEMINAR NASIONAL #3: BAHASA DAN SASTRA INDONESIA DALAM KONTEKS GLOBAL
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UNEJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Problematika Pembelajaran Inferensi terletak pada kemiripan istilah Inferensi dengan Presuposisi dan Implikatur dalam konteks Analisis Wacana. Inferensi atau Inference secara leksikal berarti kesimpulan. Dalam bidang wacana, istilah tersebut memiliki arti sebuah proses yang harus dilakukan pembaca atau pendengar untuk memahami makna yang secara harfiah tidak terdapat didalam wacana yang diungkapkan oleh pembicara atau penulis. Pembaca harus dapat mengambil pengertian, pemahaman, atau penafsiran suatu makna tertentu dan harus sesuai dengan pemahaman penulis/pembicara. Dengan kata lain, pembaca harus mampu mengambil kesimpulan sendiri. Sedangkan Presuposisi atau praanggapan penggunaannya juga ditujukan kepada pendengar yang menurut pembicara, memiliki pengetahuan seperti yang dimiliki pembicara. Adapun Implikatur mengindikasikan implikasi dari sebuah percakapan yang dapat bermuara dan bertautan dengan Inferensi-Presuposisi. Hal yang lebih mendukung penafsiran makna yang terdapat pada unsur wacana, lebih tepatnya konteks wacana yang mendukung teks wacana. Presuposisi lebih didukung dan ditentukan oleh unsur internal dari wacana. Jadi, Unsur internal wacana menentukan dan mendukung penafsiran makna suatu wacana. Sedangkan, implikatur diartikan sebagai maksud yang tersembunyi, yang diambil dari proses penyimpulan dan penafsiran yang kebenarannya tidak mutlak. Mengingat dasar penyimpulan suatu tuturan yang memiliki banyak kemungkinan.  Kata Kunci: Inferensi, Problematika Pembelajaran, AnalisisWacana