Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

“RAINBOW WATER DROPLETS” BUTIR AIR SEBAGAI OBJEK KOMUNIKASI VISUAL PENCIPTAAN FOTOGRAFI EKSPRESI Achmad Oddy Widyantoro
ETTISAL : Journal of Communication Vol 3, No 1 (2018): ETTISAL Journal of Communication
Publisher : Universitas Darussalam Gontor collaboration with ISKI (Ikatan Sarjana Ilmu Komunikasi Indo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/ettisal.v3i1.2265

Abstract

AbstrakAir merupakan salah satu elemen penting dalam hidup manusia. Mulai dari kehidupan tradisional sampai dengan kehidupan di era modern yang didukung kemajuan teknologi pada saat ini. Air mempunya makna filosofis yang cukup kuat dan bermuatan pesan bagi seluruh makhluk hidup. Dalam bentuk terkecilnya, air ternyata memiliki potensi untuk dijadikan sebagai objek fotografi. Pada tulisan ini, air dijadikan sebagai objek fotografi makro dan fotografi ekspresi. Eksplorasi dilakukan dengan sedemikian rupa untuk menciptakan visualisasi pelangi dengan bantuan Compact Disk dan lighting yang menarik. Penggabungan antara elemen air (alam) dengan objek perwakilan kemajuan teknologi (CD) diharapkan dapat menciptakan sebuah kolaborasi alam dan teknologi dalam penciptaan sebuah karya visual. Dengan menggunakan teknik fotografi makro, maka detail-detail dari butir air dan efek cahaya pelangi dapat terlihat dengan jelas. Sehingga dari hasil yang didapatkan tersebut dapat menimbulkan kesan yang tidak terduga, estetis dan filosofis. Serta tujuan akhir yang dapat dicapai berupa membuka ruang tafsir wacana fotografi yang lebih luas. AbstractWater is one of the most important elements in human life. Starting from the traditional life to the life in the modern era that supported technological advances at this time. Water has a strong and powerful philosophical meaning and a message for all living things. In its smallest form, water turns out to have the potential to serve as a photographic object. In this paper, water is used as an object of macro photography and expression photography. Exploration is done in such a way as to create a rainbow visualization with the help of Compact Disk and interesting lighting. The combination of elements of water (nature) with the object of representation of technological progress (Compact Disc) is expected to create a collaboration of nature and technology in the creation of a visual work. By using macro photography techniques, the details of the grains and the effects of the rainbow light can be seen clearly. So from the results obtained can cause an unexpected impression, aesthetic and philosophical. 
Analisis Project Puan Karya Nicoline Patricia Malina Melalui Pendekatan Estetika Feminisme Yudisetyanto, Raynald Alfian; Widyantoro, Achmad Oddy; Umboro, Susanto
Jurnal MAVIB Vol 5 No 2 (2024): MAVIB Journal - Agustus 2024
Publisher : Universitas Raharja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33050/mavib.v5i2.3136

Abstract

Penelitian ini menganalisis Project Puan Karya Nicoline Patricia Malina dengan pendekatan estetika feminisme. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana elemen-elemen estetika feminisme direfleksikan dalam karya fotografi tersebut. Metode kualitatif deskriptif digunakan untuk menguraikan berbagai aspek visual yang terkandung dalam Project Puan dan menjelaskan interpretasi simbolik serta pesan yang ingin disampaikan oleh Nicoline Patricia Malina melalui karyanya. Hasil analisis memperlihatkan bahwa Project Puan tidak hany a sekedar proyek fotografi, tetapi juga sebuah medium yang kuat untuk menyuarakan isu kesetaraan gender dan stigma kecantikan Wanita yang terlepas dari patriarki. Elemen-elemen visual seperti komposisi, warna, dan subjek wanita dalam fotografi dipilih secara khusus untuk menggambarkan kekuatan dan kecantikan Wanita secara utuh. Diharapkan dengan menganalisa project puan dapat memberikan pemahaman mendalam tentang bagaimana seni fotografi dapat menjadi sarana ekspresi dan advokasi bagi isu-isu perempuan dalam konteks kontemporer. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Project Puan berhasil menyajikan sebuah narasi visual yang menantang norma-norma gender yang ada dan mengungkapkan standar kecantikan yang beragam dan multidimensional.
IKAN CUPANG HIAS SEBAGAI OBJEK FOTOGRAFI KOMERSIAL: INTEGRASI ESTETIKA VISUAL DAN KONSEP ARTISTIK Widyantoro, Achmad Oddy
specta Vol 8, No 2 (2024): Specta: Journal of Photography, Arts, and Media
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/specta.v8i2.14005

Abstract

Penelitian ini menggunakan ikan cupang sebagai objek visual yang memukau, melalui pendekatan teknis maupun artistik, dengan fokus pada integrasi antara estetika visual dan konsep artistik, serta teknik fotografi. Ikan cupang, dengan bentuk tubuh dan spektrum warna yang beragam, menawarkan potensi besar dalam menghasilkan karya visual berkarakter. Berdasarkan observasi pada beberapa grup komunitas dan akun jual beli ikan cupang di media sosial, ditemukan permasalahan bahwa para penjual ikan cupang belum secara merata menggunakan foto yang menarik untuk iklan maupun katalog mereka. Ikan cupang, sebagai entitas "produk," perlu dikemas secara visual yang menarik agar nilai jualnya meningkat dan daya tarik terhadap calon pembeli bertambah. Metode yang digunakan terdiri dari dua tahapan, yaitu penelitian dan penciptaan. Pada tahao penelitian meliputi observasi dan analisis data lapangan beserta literatur. Sementara pada tahap penciptaan meliputi eksplorasi; eksperimentasi; perwujudan; dan penyelesaian. Penelitian ini membahas keunikan visual ikan cupang yang dapat dimaksimalkan melalui komposisi, pencahayaan, dan sudut pandang yang tepat untuk menghasilkan gambar yang artistik, serta dioptimalkan untuk menangkap detail pada sirip dan warna tubuh ikan. Pemotretan dilakukan dengan peralatan sederhana dan pengaturan dasar kamera, yang kemudian dianalisis dalam kaitannya dengan kualitas visual yang dihasilkan. Berdasarkan temuan, hasil pemotretan dapat digunakan sebagai acuan untuk mempermudah khalayak umum dalam memproduksi foto ikan cupang hias berkualitas tinggi dalam ruang yang terbatas. Muara akhir penelitian menunjukkan bahwa teknik fotografi yang tepat mampu mengungkap estetika alami ikan cupang serta memperkaya dokumentasi visual dari perspektif fotografi kreatif dan komersial. Betta Fish as a Commercial Photography Subject: Integration of Visual Aesthetics and Artistic Concepts. This study uses betta fish as a captivating visual subject through technical and artistic approaches, focusing on integrating visual aesthetics, artistic concepts, and photographic techniques. With their unique body shapes and vibrant color spectrums, Betta Fish offers significant potential for creating visually distinctive works. Observations from several community groups and betta fish trading accounts on social media revealed a common issue: sellers often need to utilize appealing photographs for advertisements or catalogs. As a "product" entity, betta fish must be visually packaged attractively to enhance their market value and appeal to potential buyers.The research methodology comprises two stages: investigation and creation. The investigation phase involves observation and analysis of field data alongside literature studies, while the creation phase includes exploration, experimentation, realization, and refinement. This study examines the unique visual qualities of betta fish that can be maximized through proper composition, lighting, and angles to produce artistic images optimized to capture the intricate details of their fins and body coloration. The photography process was conducted using essential equipment and camera settings, with subsequent analysis of the visual quality achieved. Based on the findings, the resulting photographs can serve as a practical guide for the general public to produce high-quality ornamental betta fish images in limited spaces. Ultimately, the study demonstrates that appropriate, photographic techniques can reveal the natural aesthetics of betta fish while enriching visual documentation from both creative and commercial photography perspectives.
Diseminasi Keilmuan Fotografi dalam Mendukung Pengembangan Potensi Desa Canden, Jetis, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta Widyantoro, Achmad Oddy; Yudisetyanto, Raynald Alfian; Kusrini, Kusrini
Jurnal Pengabdian Seni Vol 5, No 1 (2024): MEI 2024
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/jps.v5i1.12520

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengembangan potensi desa melaluidiseminasi keilmuan fotografi di Desa Canden, Jetis, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.Melalui pelatihan fotografi dan pendekatan partisipatif yang intensif guna membantu masyarakatmemahami dan menerapkan teknik fotografi dalam mengembangkan dan promosi potensi wisata, budaya,dan ekonomi lokal di Desa Canden. Metode dalam pengabdian ini menggunakan penyuluhan denganbentuk ceramah, diskusi, praktik, dan evaluasi, dengan pendekatan partisipatif yang melibatkan masyarakatsecara aktif dalam proses pembelajaran dan penerapan keterampilan fotografi. Hasil dari pengabdian iniadalah masyarakat Desa Canden dapat menggunakan fotografi sebagai medium untuk menggali identitaslokal, meningkatkan potensi desa, serta mempromosikan produk dan kegiatan ekonomi kreatif di DesaCanden. Pengabdian ini diharapkan memberikan kontribusi positif bagi peningkatan kualitas hidupmasyarakat dan pembangunan berkelanjutan di Desa Canden dan dapat menjadi model untukpengembangan potensi desa lainnya. The activity described in this article aims to enhance the development of Canden’s potential through thedissemination of photography knowledge. Implementing participatory approaches and photography training,the authors assisted rural communities in understanding and applying photography techniques whiledocumenting and promoting the tourism, cultural, and local economic potentials in Canden Village. Theauthors employed participatory methods to actively involve the community in the learning process andpracticing photography skills. The outcome of this activity is that the community are able to apply photographyas a medium to explore local identity, enhance village potentials, and promote products as well as activities ofcreative economy in Canden Village. This activity is expected to generate positive contributions, improve thequality of life for the community, and and sustain the development in Canden Village as it serves as a rolemodel for the other villages..
Diseminasi Keilmuan Fotografi dalam Mendukung Pengembangan Potensi Desa Canden, Jetis, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta Widyantoro, Achmad Oddy; Yudisetyanto, Raynald Alfian; Kusrini, Kusrini
Jurnal Pengabdian Seni Vol 5, No 1 (2024): MEI 2024
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/jps.v5i1.12520

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengembangan potensi desa melaluidiseminasi keilmuan fotografi di Desa Canden, Jetis, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.Melalui pelatihan fotografi dan pendekatan partisipatif yang intensif guna membantu masyarakatmemahami dan menerapkan teknik fotografi dalam mengembangkan dan promosi potensi wisata, budaya,dan ekonomi lokal di Desa Canden. Metode dalam pengabdian ini menggunakan penyuluhan denganbentuk ceramah, diskusi, praktik, dan evaluasi, dengan pendekatan partisipatif yang melibatkan masyarakatsecara aktif dalam proses pembelajaran dan penerapan keterampilan fotografi. Hasil dari pengabdian iniadalah masyarakat Desa Canden dapat menggunakan fotografi sebagai medium untuk menggali identitaslokal, meningkatkan potensi desa, serta mempromosikan produk dan kegiatan ekonomi kreatif di DesaCanden. Pengabdian ini diharapkan memberikan kontribusi positif bagi peningkatan kualitas hidupmasyarakat dan pembangunan berkelanjutan di Desa Canden dan dapat menjadi model untukpengembangan potensi desa lainnya. The activity described in this article aims to enhance the development of Canden’s potential through thedissemination of photography knowledge. Implementing participatory approaches and photography training,the authors assisted rural communities in understanding and applying photography techniques whiledocumenting and promoting the tourism, cultural, and local economic potentials in Canden Village. Theauthors employed participatory methods to actively involve the community in the learning process andpracticing photography skills. The outcome of this activity is that the community are able to apply photographyas a medium to explore local identity, enhance village potentials, and promote products as well as activities ofcreative economy in Canden Village. This activity is expected to generate positive contributions, improve thequality of life for the community, and and sustain the development in Canden Village as it serves as a rolemodel for the other villages..