Andre Kurniawan
Program Studi Teknik Mesin Fakultas Teknik UISU

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH KUAT ARUS DAN SUDUT KAMPUH TERHADAP KEKERASAN DAERAH HAZ ALUMINIUM ALLOY 6063 DENGAN PENGELASAN TUNGSTEN INERT GAS (TIG) Andre Kurniawan
PISTON (Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Fakultas Teknik UISU) Vol 4, No 1 (2019): Edisi November
Publisher : PISTON (Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Fakultas Teknik UISU)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada umumnya pengelasan aluminium dilakukan dengan menggunakan proses Gas Tungsten Arc Welding (GTAW) atau Gas Metal Arc Welding (GMAW), namun pada kedua metode tersebut terdapat kendala dalam proses pengelasannya adalah aluminium merupakan penghantar panas yang baik, mempunyai titik lebur yang rendah dan adanya lapisan oksida pada permukaan sehingga sangat sulit untuk memanaskan atau mencairkan hanya sebagian kecil dari aluminium tersebut.Dari hasil penelitian didapat Nilai kekerasan (BHN) dengan kuat arus 80 Ampere yaitu pada spesimen 1 sebesar 16,40 BHN, Spesimen 2 sebesar 16,81 BHN dan Spesimen 3 sebesar 15,26 BH, Nilai kekerasan (BHN) dengan kuat arus 90 Ampere yaitu pada spesimen 1 sebesar 14,41 BHN, Spesimen 2 sebesar 14,28 BHN dan Spesimen 3 sebesar 14,44 BHN, Nilai kekerasan (BHN) dengan kuat arus 100 Ampere yaitu pada spesimen 1 sebesar 13,87 BHN, Spesimen 2 sebesar 13,64 BHN dan Spesimen 3 sebesar 12,95 BHN, Nilai kekerasan ratarata untuk kuat arus 80 Ampere adalah 16,51 BHN dan nilai kekerasan untuk 90 Ampere adalah 14,37 BHN, hal ini berarti mengalami penurunan sebesar 2,14 BHN dari 80 Ampere. Nilai kekerasan untuk 100 Ampere adalah 13,48 BHN, hal ini mengalami penurunan sebesar 3,30 BHN dari kelompok 80 Ampere dan juga mengalami penurunan sebesar 0,89 BHN dari kelompok 90 Ampere, Dari data yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi kuat arus akan mempengaruhi kekerasan Aluminium Alloy 6063.