Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

HUBUNGAN VOLUME LALU LINTAS, KECEPATAN TEMPUH, DERAJAT KEJENUHAN, KERAPATAN DAN ARUS LALU LINTAS, PADA JALUR KHUSUS SEPEDA MOTOR (JKSM) DI JEMBATAN SURAMADU Agah Muhammad Mulyadi
Rekayasa Sipil Vol 4, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada akhir tahun 2013 populasi sepeda motor mencapai 85,45 juta unit dengan komposisi sepeda motor di jalan rata-rata mencapai hingga 70% (AISI, 2014). Dalam rangka memfasilitasi sepeda motor, maka terbitlah PP Nomor 44 Tahun 2009 yang menyatakan bahwa ”Jalan tol dapat dilengkapi jalur jalan tol khusus bagi kendaraan bermotor roda dua yang secara fisik terpisah dari jalur jalan tol yang diperuntukkan bagi kendaraan bermotor roda empat atau lebih”. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis pengaruh antara volume lalu lintas, kecepatan tempuh, kerapatan, arus lalu lintas, dan derajat kejenuhan pada JKSM di jalan tol dengan metode analisis adalah regresi linier. Survei dilakukan pada lokasi JKSM Suramadu dengan mengumpulkan data kecepatan tempuh dan volume sepeda motor. Hasil analisis menunjukkan pengaruh volume terhadap kecepatan tempuh tidak terlalu signifikan dan bersifat negatif dengan nilai -0,324. Pengaruh bertambahnya kerapatan terhadap kecepatan tempuh di JKSM arah Madura adalah sebesar -0,460 sedangkan arah Surabaya sebesar -0,523 keduanya bersifat bertolak belakang. Pada JKSM arah Madura besarnya pengaruh faktor kerapatan terhadap arus sangat signifikan, yaitu sebesar 0,941 sedangkan pada arah Surabaya sebesar 0,966. Faktor pengaruh arus terhadap kecepatan tempuh di JKSM arah Madura adalah sebesar -0,195, sedangkan untuk arah Surabaya yaitu sebesar -0,391 keduanya bersifat bertolak belakang.