Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Forum Nuklir

SIMULASI SISTEM INTERLOCK PENGAMAN OPERASI MESIN BERKAS ELEKTRON (MBE) DENGAN PERANGKAT LUNAK BASCOM 8051 Sukarman Sukarman; Muhtadan Muhtadan
Jurnal Forum Nuklir JFN Vol 1 No 2 November 2007
Publisher : BATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (326.834 KB) | DOI: 10.17146/jfn.2007.1.2.3277

Abstract

SIMULASI SISTEM INTERLOCK PENGAMAN OPERASI MESIN BERKAS ELEKTRON (MBE) DENGAN PERANGKAT LUNAK BASCOM 8051. Telah dibuat simulasi sistem pengaman operasi Mesin Berkas Elektron (MBE) berbasis mikrokontroler. Sistem  interlock  disimulasikan  menggunakan  perangkat  lunak  BASCOM  8051.  Sebagai masukan ke mikrokontroler diatur dengan memberikan level sinyal (1 / 0 ) ke port yang terhubung dengan parameter masukan MBE pada editor BASCOM8051. Sebagai keluaran dari Sistem Interlock disimulasikan menggunakan Led Indikator. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem interlock telah berfungsi sesuai dengan prinsip-prinsip interlock. 
RANCANG BANGUN SISTEM AKUISISI DATA SUMBER RADIASI MELALUI UDARA MENGGUNAKAN ROBOT QUADCOPTER Seno Pandu Ahmad; Muhtadan Muhtadan; Adi Abimanyu
Jurnal Forum Nuklir JFN Vol 10 No 1 Mei 2016
Publisher : BATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (734.934 KB) | DOI: 10.17146/jfn.2016.10.1.3489

Abstract

RANCANGBANGUN SISTEM AKUISISI DATA SUMBER RADIASI MELALUI UDARA MENGGUNAKAN ROBOT QUADCOPTER. Penelitian pendeteksian sumber radiasi menggunakan quadcopter beserta sistem akuisisinya belum dikembangkan, sehingga dirancang suatu sistem akuisisi data untuk pendeteksian sumber radiasi menggunakan quadcopter. Tujuan penelitian ini untuk pengembangan aplikasi program labview untuk akuisisi data sumber radiasi dan juga perancangan sistem informasi pendeteksian sumber radiasi dengan memetakan dalam kategori daerah radiasi dengan aplikasi google map. Data radiasi dan posisi dari In vehicle module quadcopter dikirimkan melalui sebuah transceiver NiceRF ke control room module, kemudian di proses dengan menggunakan program Labview dan ditampilkan. Setelah proses pendeteksian selesai dilakukan, data pergerakan dipetakan kembali sehingga didapat informasi jejak pergerakan quadcopter dan juga jarak antara titik awal pergerakan quadcopter dengan sumber radiasi. Hasil pengujian menunjukan bahwa program berhasil memberikan informasi posisi sumber radiasi yang terdeteksi. Program juga telah mampu memetakan pergerakan quadcopter, jarak antara operator quadcopter dengan sumber radiasi yang terdeteksi pada pengujian pertama sebesar 20 meter dan pengujian kedua 30 meter. Persentase error dari perbandingan jarak pada pemetaan dengan jarak sebenarnya didapat pada pengujian pertama sebesar 3,8 % dan pada hasil pengujian kedua sebesar 7,14 %.