TUTI SUSILAWATI, DESY NUR ROCHMAH, NORMAN SYAKIR, SRI SURYANINGSIH, FITRILAWATI
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KARAKTERISASI POLI (3-(TRIMETHOXYSILYL)PROPYL METHACRYLATE)) YANG DIMODIFIKASI DENGAN INHIBITOR CERIUM SEBAGAI BAHAN PROTEKSI KOROSI BAJA KARBON TUTI SUSILAWATI, DESY NUR ROCHMAH, NORMAN SYAKIR, SRI SURYANINGSIH, FITRILAWATI
Jurnal Material dan Energi Indonesia Vol 6, No 02 (2016)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (216.276 KB) | DOI: 10.24198/jmei.v6i02.10958

Abstract

Korosi merupakan peristiwa pengrusakan logam akibat bereaksi secara kimia dengan lingkungan sehingga menimbulkan kerugian. Dalam upaya mencegah terjadinya korosi pada material baja karbon API 5L X65, maka dilakukan proses pelapisan dengan menggunakan Poli(3-(Trimethoxysilyl)propyl methacrrylate)) . Poli(TMSPMA) merupakan bahan yang berpotensi untuk memproteksi material dari korosi. Untuk itu ditambahkan inhibitor Cerium Nitrate Hexahydrate, penambahan inhibitor ini bertujuan untuk membuat lapisan proteksi bersifat aktif dan pasif, sehingga ketika lapisan yang bersifat pasifnya rusak masih ada bagian aktifnya yang melindungi material. Bahan prekursor polimer hibrid dibuat dari monomer TMSPMA murni dan yang dicampur inhibitor dengan teknik sol-gel. Hasil yang didapat terbentuknya gel kental yang bening dan menghasilkan yield sebesar 89,58%. Prekursor polimer hibrid yang diperoleh kemudian dikarakterisasi dengan FTIR untuk melihat gugus fungsinya, dengan cara bahan prekursor tersebut dilapiskan pada substrat silikon, hasil karakterisasi FTIR menunjukkan adanya gugus anorganik dan organik yang mengalami polimerisasi. Selanjutnya prekursor polimer hibrid dilapiskan pada baja karbon kemudian dikarakterisasi dengan metoda Potensiostat untuk mengetahui arus korosinya, hasil yang diperoleh menunjukkan penurunan arus korosi dari 1,868 mm/th menjadi 0,02 mm/th