Yuslina Nur Muliani
150510100038

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Seleksi In Vitro Enam Kultivar Kentang (Solanum Tuberosum L.) Hasil Iradiasi Sinar Gamma untuk Toleransi Kekeringan Menggunakan Manitol Muliani, Yuslina Nur
Jurnal Fakultas Pertanian Vol 1, No 4 (2014)
Publisher : Jurnal Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (13.424 KB)

Abstract

Kentang merupakan komoditas terpenting setelah beras dan gandum. Perubahan iklim global dapat mengakibatkan cekaman kekeringan sehinga lingkungan tumbuh menjadi tidak optimal. Perakitan tanaman toleran cekaman kekeringan pada kentang perlu dilakukan untuk mengantisipasi permasalahan tersebut. Percobaan ini bertujuan untuk mendapatkan kalus kultivar kentang yang toleran terhadap cekaman kekeringan setelah dinduksi mutasi dengan iradiasi sinar gamma. Kultivar kentang yang diuji yaitu Granola, Atlantik, Merbabu 17, Andina, Cipanas, dan Tenggo. Percobaan dilakukan di Laboratorium Kultur Jaringan Pemuliaan Tanaman Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran pada bulan Februari hingga Juni 2014. Percobaan disusun dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat interaksi antara kultivar kentang dengan kombinasi perlakuan iradiasi sinar gamma dan konsentrasi manitol pada karakter pertambahan ukuran kalus dan persentase green spot. Kalus yang toleran terhadap cekaman kekeringan setelah diinduksi mutasi menggunakan iradiasi sinar gamma yaitu berasal dari kultivar Merbabu 17 dan Tenggo secara in vitro. Warna kalus kultivar Merbabu 17 dan Tenggo termasuk ke dalam kelompok kuning kehijauan. Struktur kalus kultivar Merbabu 17 yaitu kompak dan struktur kalus Tenggo yaitu remah.  Â